IKLAN

Diknas Genjot 55 Pembina PMR Kerja Keras


Kepala Diknas Asiano G Kawatu saat membuka Pelatihan PMR di hotel Sahid Kawanua, Rabu (29/6) (foto:Kandi/ML)

Kepala Diknas Asiano G Kawatu saat membuka Pelatihan PMR di hotel Sahid Kawanua, Rabu (29/6) (foto:Kandi/ML)

MANADO-Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulawesi Utara (Sulut) Asiano G Kawatu mengatakan kalangan pembina khusus Palang Merah Remaja (PMR) membutuhkan kapasitas generasi hebat.

Ia menambahkan pembinaan dengan kemampuan pribadi.”Kalau tidak membina tidak akan memberikan generasi hebat. Menjadi pembina, butuh tiga hal yakni pengetahuan lebih, pendidikan keterampilan meningkat, ketiga pendidikan membangun silahturami,”jelas Kawatu kepada Manadoline sesaat selesai Pelatihan (PMR) di hotel Sahid Kawanua Manado, Rabu siang ini    (29/6).

Diketahui, 55 peserta utusan satuan pendidikan formal dan Diknas Kabupaten/Kota. Peserta PMR harus menumbuh kembangkan berbangsa dan peningkatan mutu dalam berkreatifitas,”jelasnya.

Implementasinya, tambah Kawatu setelah pelatihan PMR harus sharing informasi. Cita-cita Presiden Joko Widodo yakni revolusi mental menyangkut anak-anak memiliki budi pekerti.

Selanjutnya, PMR salah satu wadah moralitas anak, kerja keras, moral bagus, dari mula PMR harus dilatih pekerja keras dan membangun kegotongroyongan satu sama lain,”pungkasnya. (srikandipangemanan)