IKLAN

Diduga Sudah Ambil SPPD, Bimtek Kurang Diminati Anggota DPRD Sulut


JAKARTA-Bimbingan Teknis  (Bimtek) yang dilakukan oleh Sekretariat DPRD Sulut, ternyata kurang diminati oleh anggota dewan.

Anggota DPRD Sulut saat mengikuti Bimtek, Selasa (28/6)

Anggota DPRD Sulut saat mengikuti Bimtek, Selasa (28/6)

Ini dibuktikan, ketika pelaksanaan Bimtek yang dilakukan di Hotel Grand Cempaka, Selasa (28/6) hanya di hadiri oleh 25 anggota DPRD Sulut. Sementara ada 15 anggota DPRD Sulut lainnya memilih tidak menghadiri.

Bimtek yang dilakukan oleh Sekretariat DPRD Sulut bekerjasama dengan LPPM Universitas Nasional. Dengan materi Bimtek Peningkatan Tupoksi DPRD  Terhadap Pengunaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Berbasis Kinerja telah menghabiskan anģgaran Rp800 juta.

Namun sangat disayangkan, Bimtek yang bertujuan untuk menambah ilmu pengetahuan dari para anggota dewan ini kurang mendapat respon. Sangat memiriskan lagi,   informasi yang dirangkum harian ini menyebutkan, ada anggota dewan yang tidak hadir telah mengambil sebagian dari anggaran SPPD tetapi tidak terlihat menghadiri Bimtek.

” Yang tidak mengambil dana SPPD hanya Amir Liputo, Edwin Lontoh, Andrei Angouw,” ungkap Sekertaris Dewan, B Mononutu.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sulut, Wenny Lumentut ketika dikonfirmasi ia mengaku akan tetap mengikuti Bimtek. ” Saya tetap ikut, cuma pada hari  ini saya ada kegiatan gereja mungkin besok sudah ada,” tukas Mononutu.

Anggota DPRD yang tidak mengikuti Bimtek dihari pertama Siska Mangindaan, Felly Runtuwene, Ferdinand Mangumbahang, Dicky Makagansa, Afan Mokodongan, Meiva Lintang, Edwin Lontoh, Amir Liputo, Billy Lombok, Juddie Moniaga, Rocky Wowor, Ingrid Sondakh, Weñny Lumentut dan Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw. (mom)