IKLAN

Diduga Lakukan Pelanggaran Partai, Lavarance Terancam di PAW 


SANGIHE– Masih ingat pendaftaran Jabes Gaghana ke Partai Gerindra pekan kemarin, sebagai  bakal calon Bupati Sangihe yang dikawal 14 Ketua PAC PDI-Perjuangan.

Frangki Wongkar Ferry Wowor

Frangki Wongkar           Ferry Wowor

Ternyata, sebagai bukti penegakan disiplin  kader, partai berlambang moncong putih ini sudah mulai memproses dugaan pelanggaran yang dilakukan kader PDI-P Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pasalnya, apa yang dilakukan kader PDI-P di Sangihe  ini tanpa meminta ijin partai terlebih dahulu ketika mengantar Jabes Gaghana mendaftar.

Bahkan saat ini juga Jabes Gaghana yang memegang jabatan Ketua DPC PDI-P Sangihe sementara berproses pemecatannya.

Dari data yang dihimpun harian ini, salah satu yang diduga ikut membawa Jabes Gaghana mendaftar adalah Ketua Fraksi PDI–P di DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe  Meyke Lavarance.

Selain itu, diduga rumah Lavarence yang terletak di Sawang Bendar menjadi tempat konsolidasi kader PDI-P yang tak sejalan dengan keputusan DPP.

Yaitu  mengusung Drs HR Makagansa MSi sebagai calon bupati. Sementara itu, Ketika kasus ini dikonfirmasikan ke Wakil Ketua Bidang Kehormatan PDI-P Sulut, Ferry Wowor. Dirinya mengakui jika laporannya sudah mereka terima.

“Semua laporan yang masuk di PDI-P ada mekanismenya. Kita menghormati beliau sebagai kader. Tetapi dengan adanya laporan ini, yang bersangkutan akan kita panggil untuk dilakukan konfirmasi,” ungkap Wowor.

Lanjut Wowor, jika setelah dilakukan konfirmasi kabar itu benar. Maka sanksi berat akan diterima.

” Yang pasti sanksi berat adalah pemecatan. Setelah dipecat maka akan ada PAW,” jelas Wowor. Sementara itu, Sekertaris PDI-P Sulut, Frangki Wongkar tidak menapik adanya informasi tersebut.

“Laporan sudah masuk dan akan kami proses. Di PDI-P ada aturannya, semua kader partai harus taat. Dan kader  juga wajib amankan apa yang sudah menjadi keputusan partai,” kata Wakil Bupati Minsel ini.(mom)

 

Manado Fiesta 2017