IKLAN

Diduga Dianiaya 6 oknum Polisi, Ternyata Ibu Muda Ini Pengedar Narkoba


Ilustrasi.

Ilustrasi

MANADO – Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh enam oknum Anggota Polisi terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial YI alias Yani itu tidak benar. Ibu muda ini ternyata diduga sebagai pengedar narkoba dari empat tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya yaitu BK (37), SP (45), TM (18) dan YS (40).

Hal tersebut, dijalaskan oleh Dirnarkoba Polda Sulut Kombes Pol. Edi Djubaedi melalui Kasubid II Dirnarkoba Polda Sulut AKBP John Thenu saat coba dikonfirmasi. Ia mengatakan bahwa Yani masuk dalam pengedar narkoba jenis obat keras sebagai penjual. “Dia (Yani) diduga kuat adalah pengedar narkoba, itu berdasarkan beberapa keterangan tersangka narkoba di Polda Sulut,” terangnya pada Jumat (20/5) dini hari.

Ia juga menambahkan empat tersangka yang sudah diintrogasi sebelumnya telah mengaki bahwa narkoba jenis obat-obatan keras didapat atau dibeli dari Yani yang juga merupakan isteri salah satu tersangka narkoba yang telah berhasil di ringkus Polda Sulut. “Jadi, Yani perlu dijelaskan berperan sebagai penjual narkoba jenis pil koplo Dengan jumlah yang begitu fantastis,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan mengenai laporan yang diberikan di SPKT Polresta Manado mengenai penganiayaan itu tidak benar, karena polisi tidak pernah melakukan penganiayaan kepada Yani apalagi menarik rambut korban diatas motor. “Jadi, adanya unsur penganiayaan itu sekali lagi tidak benar. Suami Yani pun sempat lari ke Gorontalo, saat pelimpahan berkas P21 dari Polda Sulut ke Kejati,” ujar dia.

Namun tahanan yang lari sudah ditemukan dan ditangkap di Gorontalo. kemudian, karena kasus suami Yani telah masuk dalam tahap P21, pelaku langsung di serahkan ke Kejati. “Dalam pelarian suaminya, yang paling berperan penting adalah Yani,” pungkas dia. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017