Diberhentikan Secara Tidak Hormat, CNP Kalah di 2 PTUN

Kabag Hukum Setda Mitra Royke Lumingas SH.
Royke Lumingas SH.

RATAHAN — Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) mengeluarkan SK pemecatan secara tidak hormat kepada oknum CNP pada Januari 2017 lalu, CNP naik banding dengan menggugat Bupati Mitra James Sumendap SH di pengadilan.

Tak tanggung-tanggung, CNP menggugat Bupati Mitra di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Manado dan PTUN di Makasar. Kedua kantor pengadilan tersebut tetap menolak gugatan CNP.

“Pertama CNP melakukan gugatan di PTUN Manado kemudian kalah. Tak berhenti sampai disitu, CNP melakukan gugatan di PTUN Makasar dan kalah juga. Dengan begitu putusan dua pengadilan tersebut sudah inkrah dan pemecatan kepada CNP sudah resmi,” ujar Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Mitra Royke Lumingas SH.

Dijelaskan, SK pemecatan kepada CNP dikeluarkan karena diketahui CNP tidak masuk kerja sebanyak 46 hari dalam 1 Tahun.

“CNP telah melanggar PP 53 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dan pelanggaran CNP terkait displin tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin berat,” kata Lumingas.

Lumingas menambahkan, oknum CNP terakhir bekerja sebagai Kepala Seksi di Kantor Kecamatan Pusomaen. (fensen)