IKLAN

Diajak Wali Kota Tinjau Rumah Relokasi Korban Banjir, BNPB Terima Laporan Kendala BPBD


Kepala BNPB, Willem Rampangiley, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut didampingi Kepala BPBD Manado, Maxmilian Tatahede saat meninjau rumah relokasi korban bencana 15 Januari 2014 silam di Kelurahan Pandu

Kepala BNPB, Willem Rampangiley, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut didampingi Kepala BPBD Manado, Maxmilian Tatahede saat meninjau rumah relokasi korban bencana 15 Januari 2014 silam di Kelurahan Pandu

MANADO – Bersamaan kehadiran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangiley di Kota Manado menghadiri serangkaian kegiatan BNPB, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (GSVL) pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu mengajak Rampangiley meninjau lokasi pembangunan rumah relokasi korban bencana banjir bandang di Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken.

Itu terlihat usai pelaksanaan peresmian jembatan Maesa yang dilakukan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Jumat (14/10/2016). Turut serta meninjau lokasi rumah relokasi korban bencana selain Gubernur, juga Kapolda Sulut, Irjen Pol Wilmar Marpaung dan Wawali Manado, Mor Bastiaan.

Kepala BNPB Rampangiley dan Gubernur menerima laporan seputar kendala maupun permasalahan dialami pihak pelaksana pekerjaan maupun pihak BPBD Propinsi Sulut dan BPBD Kota Manado sebagai penanggung-jawab pekerjaan.

Melihat kondisi itu, direncanakan Desember 2016 mendatang 1000 unit rumah harus selesai dibangun dan akan diresmikan Presiden RI, Joko Widodo.

Seperti diketahui, sejak terjadi bencana banjir bandang 15 Januari 2014 silam, Walikota GSVL terus berjuang mendapatkan dana bagi perbaikan infrastruktur dan korban bencana.

Akhirnya, BNPB mengucurkan dana tahap pertama sebesar Rp213 Miliar. Dana itu digunakan untuk relokasi korban bencana di Kelurahan Pandu. Setiap kepala keluarga korban bencana mendapatkan alokasi dana Rp40 juta untuk membangun rumahnya masing-masing.(antoreppy/V4Q)

 

Manado Fiesta 2017