IKLAN

Tak Miliki IMB, Deprov Tolak Pembangunan Tower PT Huawey di SarTum


Suasana hearing Komisi III bersama dengan PT Huawey, warga dan BP2T Manado

Suasana hearing Komisi III bersama dengan PT Huawey, warga dan BP2T Manado

MANADO-Komisi III DPRD Sulut membidangi Perijinan dan Pembangunan, mengeluarkan rekomendasi memberhentikan pembangunan Tower PT Huawey di Kelurahan Sario Tumpaan (SarTum), tepatnya samping Polda.

Rekomendasi ini dikeluarkan Komisi III yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Amir Liputo saat mengelar hearing dengan warga Sario Tumpaan, pihak sekolah SD 13 dan SD 14 Santo Joseph Manado, BP2T Manado dan PT Huawey.

Alasan pemberhentian pembangunan Tower tersebut, ditegaskan Amir Liputo karena pihak PT Huawey telah menyalahi aturan diantaranya belum memiliki Ijin Mendirikan Pembangunan (IMB).

” Kami juga menerima pengeluhan dari orang tua murid yang merasa kuatir dengan radiasi dari Tower tersebut. Jadi untuk sementara ini DPRD Sulut mengeluarkan rekomendasi menghentikan sementara pembangunan tower milik dari PT Huawey,” jelas Liputo.

Hal lain yang terungkap dalam hearing, Kamis (14/4) adalah pihak PT Huawey mendantangi warga sekitar tanpa melakukan sosialisasi soal pembangunan Tower.

Danlangsung meminta persetujuan dengan menandatangani dan memberikan uang sebesar Rp 1 juta, Kepala Sekolah SD Katolik 13 dan SD Katolik 14 Santo Joseph Manado 2 juta, Lurah Sario Bonix Sahewo mengakui menerima Rp5juta.

Sementara itu dari BP2T Manado, Meidy Panangsang ikut membenarkan jika pihak PT Huawey belum memiliki ijin membangunan. “IMB nya masih dalam proses. Meskipun pengajuan permohonan IMB dari pihak PT Huawey telah diajukan sejak 29 Oktober 2015,” jelas Meidy dari BP2T Manado.

Pihak Manager  PT Huawey yang diwakili oleh Umar yang hadir dalam hearing pun tidak menapik jika perusahaannya belum memiliki IMB. (mom)

 

Manado Fiesta 2017