IKLAN

BBM TURUN

Deprov Desak Pemerintah Koordinasi dengan Organda


BBM TURUN

Noldy Lamalo dan Billy Lombok

Noldy Lamalo dan Billy Lombok

MANADO–Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ternyata belum berdampak pada harga angkot. Pasalnya, sampai kemarin belum ada kebijakan dari pemerintah untuk menurunkan harga tarif angkot di Sulawesi Utara.

Tiga legislator Sulut, Noldi Lamalo ( Wakil Ketua Komisi Dua) Billy Lombok ( Sekertaris Komisi  Dua) Juddi Moniaga (Ketua Fraksi Gerindra) menyatakan dengan turunnya harga BBM maka tarif angkot juga harus disesuaikan.

Noldi Lamalo menyatakan, langkah awal yang harus dilakukan Pemerintah adalah melakukan koordinasi dengan ORGANDA (Organisasi Angkutan Darat) ini skala prioritas yang harus dilakukan. Untuk menentukan perubahan tarif angkot.

“Yang pasti jika harga BBM turun tarif angkot juga harus menyesuaikan,” terang Lamalo.

Hal yang sama juga diungkapkan Billy Lombok. Bahwa kita semua mengerti dengan kebutuhan sopir. Tetapi kita harus memperhatikan kebijakan yang dilakukan pemerintah adalah mensejahterakan rakyat.

“Nah dengan turunnya harga BBM, maka sudah dapat dipastikan harus ada relogasi baru terkait harga angkot,” terangnya. Lombok pun berharap naik atau turunnya tarif angkot fasilitas tetap diutamakan.

Sementara itu, Juddie Moniaga Ketua Fraksi Gerindra menyatakan pemerintah segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Sampai sekarang ini masyarakat bertanya-tanya apakah tarif angkot turun atau tidak. Maka perlu harus ada sosialisasi kepada masyarakat,” jelas Moniaga. (mom)

 

Manado Fiesta 2017