IKLAN

Demokrat Sesalkan Langkah KPU Kasasi soal Pilkada Tertunda


Hinca Panjaitan

Hinca Panjaitan

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menempuh jalur hukum atas putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) di dua daerah yang pilkadanya ditunda. Langkah ini disesalkan oleh Partai Demokrat (PD).

“Kesan saya KPU sakit hati lalu melawan dengan ajukan kasasi. Padahal yang sedang diadili adalah perasaan demokrasi masyarakat luas. Harusnya KPU terima saja putusan PTTUN yang ada,” kata Sekretaris Jenderal DPP PD Hinca Pandjaitan, Senin (14/12).

Menurutnya, penundaan pilkada di lima daerah akan menjadi permasalahan besar. Apalagi, lanjutnya, jika proses hukum di Mahkamah Agung (MA) baru diputuskan pada 2016. “Seandainya pilkada di lima daerah itu jatuh ke 2016, teknis pelaksanaan akan jadi persoalan rumit. Pelaksanaan jadi berantakan,” ujarnya.

Dia menambahkan, KPU sebenarnya tidak perlu merasa kalah dan mengajukan kasasi. “Mestinya jalankan saja putusan PTTUN, sehingga pilkada di lima daerah tetap akan jalan serentak nantinya,” imbuhnya.

Dia mengingatkan bahwa tugas KPU ialah melaksanakan pilkada. “Bukan kerjaan KPU melawan putusan pengadilan,” tegasnya.

Seperti diketahui, nasib pilkada di lima daerah masih belum jelas. Ketua KPU Husni Kamil Manik menyatakan, pihaknya masih menunggu proses hukum selesai di lima daerah itu.

“Kami masih ikuti proses hukumnya, persidangan kan belum selesai, tapi kami mengajukan usulan prioritas penyelesaian sengketa ini ke MA, akan kami ajukan Senin (14/12),” katanya, Jumat (11/12) lalu.

Kasasi ke MA khusus untuk perkara Pilkada di Kalteng dan Fak Fak (Papua Barat). Husni berharap MA secepatnya mengeluarkan putusan.

Sementara untuk tiga daerah lainnya yakni Pilkada Kota Manado, Pematangsiantar dan Simalungun, KPU masih menunggu proses hukum putusan final dari PTTUN. (bsc/tox)

 

Manado Fiesta 2017