IKLAN

David Tumbang Ditembak, Manguni Sukses Bongkar Jaringan Curanik di Manado 


DT alias David alias Bintang (33) dikawal ketat dua petugas Tim Manguni Polda Sulut saat dilarikan ke  rumah sakit usai kaki kanannya ditembak

DT alias David alias Bintang (33) dikawal ketat dua petugas Tim Manguni Polda Sulut saat dilarikan ke rumah sakit usai kaki kanannya ditembak

MANADO – Maraknya kasus pencurian dan pemberatan (curat) dan pencurian eletronik (curanik) yang terus meresahkan warga Manado, satu per satu diungkap Tim Resmob Manguni Polda Sulut.

Kali ini jaringan besar curanik sukses dibongkar Tim Resmob Manguni 2 Reskrimum Polda Sulut dipimpin Ipda Reymon Sandewana.

Bahkan salah satu pelaku yang diketahui otak dalam jaringan curanik ini, yakni DT alias David alias Bintang (33), warga Desa Eris, Tondano Kabupaten Minahasa terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Dia ditembak di kaki kanan karena saat dilakukan penangkapan di kawasan Mantos sempat membahayakan petugas, Rabu (28/9/2016).

“Saat dilakukan pengembangan, David ini pelaku utamanya,” kata Direskrimum Polda Sulut, Kombes Pitra Ratulangi.

Dihadapan petugas, David berkicau soal jaringan yang dipimpin saat bereaksi. Tanpa tunggu lama, Ti  Manguni langsung satu per satu jaringan Curanik David ini.

Adalah DHD alias Param (31) warga Bumi Beringin, Manado, IK alias Ivan (27), warga Titiwungen Kecamatan Wanea dan BN alias Olan, Warga Titiwungen lingkungan IV Kecamatan Wanea.

“Jaringan mereka ini sudah melakukan aksi pencurian di puluhan lokasi di Manado,” tambah Pitra.

Bandit David sendiri menurut Pitra, residivis sudah dua kali masuk keluar Lapas dalam kasus penganiayaan dan curat. “Terakhir bebas dari Lapas tahun 2013. Namun dia masih tetap beraksi melakukan curat dalam kurun waktu 3 tahun terakhir sampai tertangkap Tim Manguni 2 Polda Sulut,” jelas Pitra.

Barang bukti yang disita petugas 2 unit Laptop, HP, epeda motor Honda Beat yang sering digunakan melakukan aksi Curat. “Ada juga beberapa orang yang telah membeli barang hasil kejahatan para bandit ini juga ikut diamankan. Mereka diamanakan untuk membongkar siklus yang memicu maraknya kasus curat dan curanik di Sulut,” pungkas Pitra. (ekaputra)