IKLAN

CSR Belum Tepat Sasaran, Lomban Minta Bentuk Tim Fasilitasi dan Forum


Dialog Interaktif BJC terkait CSR

Dialog Interaktif BJC terkait CSR

BITUNG-Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung jawab sosial Perusahaan dengan jelas diatur dalam Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah No.47 Tahun 2012 tentang tanggung jawab sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas dan UU 25 Tahun 2007 tentang Penanam Modal. Dimana pihak perusahaan berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan itu sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.

Hal ini ditegaskan oleh Walikota Bitung maxmilian J Lomban, saat menghadiri Dialog Interaktif Bitung Jurnalis Club (BJC) dilaksanakan di Ruang  Rapat Lt.IV Kantor Walikota Bitung, Jumat (22/4). Diskusi Interaktif BJC mengangkat topik “Sudahkah, CSR  Tepat Sasaran?”, turut dihadiri perwakilan dari beberapa Perusahaan dan Pimpinan Bank Sulutgo Cabang Bitung Elsje C. Mongisidi.

“Untuk kota Bitung, sudah dikeluarkan perda  no.5 tahun 2014 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan amanat harus ada tim fasilitasi  yang terdiri dari SKPD terkait yang dapat mengakselerasi CSR dan Forum,” papar Lomban didampingi Kepala bagian SDA setda kota Bitung Ir. Ellen Sutrisno

Lomban juga menegaskan untuk tahun ini, CSR akan difokuskan pada kegiatan Pariwisata, dimana sektor Pariwisata mampu mengakselerasikan ekonomi masyarakat kota Bitung yang lesu akibat masalah perikanan. Sektor Pariwisata mampu memicu pertumbuhan ekonomi dari berbagai faktor antara lain Transportasi, Kuliner, dan terbukanya lapangan pekerjaan dengan proses pendidikan Guide.

Lomban berharap CSR terencana, dan dapat dipertanggungjawabkan oleh tim yang telah dibentuk sehingga terlihat kejelasan peruntukan CSR ini berdasarkan aturan yang berlaku. (jones)

 

Manado Fiesta 2017