IKLAN

Camat Sario dan Lurah Sartum ‘Catatan Merah’ di Rakorev Baseline


Wali Kota GS Vicky Lumentut saat memaparkan maksud dan tujuan digelar Rakorev Baseline di depan seluruh kepala SKPD Pemkot Manado

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat memaparkan maksud dan tujuan digelar Rakorev Baseline di depan seluruh kepala SKPD Pemkot Manado

MANADO – Di saat Wali Kota dan Wawali Manado, GS Vicky Lumentut dan Mor Bastiaan (GSVL-MOR) serius menggelar Rakorev Baseline Kepemimpinan untuk menjadi dasar kepemimpina  mereka hingga 5 tahun mendatang.

Ternyata ada sejumlah pejabat diduga tak serius mengikuti. Buktinya hingga hari kedua dan ketiga (Jumat-Sabtu pecan kemarin) pelaksanaan kegiatan yang digelar Bappeda itu.

Ada pejabat tak berada di tempat Rakorev yang digelar di Aula Serbaguna Kantor Pemkot Manado saat dipanggil GSVL untuk melaporkan program kinerja mereka tahun 2016 ini.

Adalah Camat Sario, Treis Mokalu dan Lurah Sario Tumpaan (Sartum), Bonix Suweho. Tak pelak, Mokalu yang giliran dipanggil memaparkan laporan kerjanya pada jumat tapi tak berada di tempat membuat GSVL berang.

“Saya minta Pak Asisten Satu, berikan surat teguran kepada Camat Sario yang tak menghadiri hajatan penting ini. Dan usai istirahat nanti, masukan suratnya ke meja kerja saya,” tegas Wali Kota.

Sabtu paginya juga GSVL dibuat marah ketika memanggil Bonix belum berada di tempat Rakorev. Saat itu juga, dengan suara lantang, Wali Kota memerintahkan seluruh Lurah atau Camat menghubungi Bonix.

“Hajatan Rakorev ini sangat penting dan serius, kenapa Lurah Sario Tumpaan tidak hadir. Coba tolong dihubungi, kalau sampai hari ini tidak ada disini. Saya perintahkan mulai besok, Seketaris Lurah (Seklur) yang ambil alih tugas-tugas di wilayah itu,” tegas GSVL.

“Mohon catat, sedangkan Penjabat Walikota bisa melakukan mutasi atau pergantian pejabat. Apalagi Walikota definitif, siapa bilang tidak boleh. Nanti lihat saja kedepan, saya dan Pak Mor tidak main-main,” beber GSVL menahan emosi. (antoreppy)