IKLAN

Klaim Lahan Milik Karema-Wala, 31 Januari Segera Pindah ke Pandu

Camat Mohede Minta 360 KK Angkat Kaki dari Kampung Bobo


Klaim Lahan Milik Karema-Wala, 31 Januari Segera Pindah ke Pandu

Warga Kampung Bobo Kelurahan Karang Ria, Tuminting saat membawakan aspirasi di DPRD Manado terkait masalah tanah pemukiman mereka

Warga Kampung Bobo Kelurahan Karang Ria, Tuminting saat membawakan aspirasi di DPRD Manado terkait masalah tanah pemukiman mereka

MANADO—Nasib miris harus dialami sekitar 360 Kepala Keluarga (KK) yang berdomisili di Kampung Bobo, Kelurahan Maasing dan Bitung Karang Ria, Kecamatan Tuminting.
Pemukiman yang mereka diami sudah puluhan tahun hingga beranak cucu itu harus mereka tinggalkan. Ini terungkap dalam Surat Edaran (SE) Camat Tuminting, Welly Mohede nonmor 14/717102/I/2015. Dalam surat tertanggal 15 Januari itu, ratusan KK itu diminta untuk segera mengosongkan bangunan dan peralatan rumah tangga dan segera pindah ke lokasi baru yang sudah disediakan di kasawan Pangian Kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken Daratan karena lahan bernomor SHM 91; SHM No 92; SHM No 94; dan SHM no 96 yang selama ini didiami warga sah milik Keluarga Karema-Wala.
Dalam SE Camat Mohede tersebut juga mendeadline ratusan KK tersebut sampai tanggal 31 Januari untuk segera mengemasi barang-barang untuk diangkut ke lokasi tempat tinggal baru di Desa Pandu setelah sebelumnya pada tanggal 20 Januari diminta membuat surat pernyataan siap pindah dan diserahkan ke pemerintah Keluarhan Maasing dan Bitung Karang Ria.
Sebagian masyarakat setempat yang merasa terancam dengan SE Camat Mohede ini pun langsung mengadu ke DPRD Manado, Rabu (21/1) kemarin. Mereka menolak pindah ke Pandu karena mengaku mengantongi sertifikat tanah yang sah. “Setahu kami ini bukan tanah milik keluarga Karema-Wala. Kami juga mengantongi sertifikat tanah,’’ klaim warga didepan anggota dewan masing-masing Benny Parasan, Sonny Lela, Raynaldo Heydemans, Mona Kloer dan Fatma Bin Syech Abubakar.
Warga juga mengaku, kasus ini sudah sampai di pengadilan tapi belum ada putusan sah. “Karena belum ada keputusan hokum sah, makanya kami harus sampaikan aspirasi ini ke bapak ibu anggota dewan terhormat,’’ tegas mereka.
Sementara DPRD Manado sendiri belum bisa mengambil rekomendasi keputusan karena Camat Mohede yang dimintai untuk datang untuk didengarkan keterangannya tidak bisa hadir. Rencananya, dewan menjadualkan untuk kembali melakukan hearing dengan warga kampong Bobo bersama pihak eksekutif terkait Senin pecan depan. (anto reppy)