IKLAN

Bupati JWS Dinilai Cuek, Aktivitas Galian Tanah Koka Ancam Keselamatan Warga


Aktivitas galian tanah di jalan koka, ancam keselamatan warga pengguna jalan.

Aktivitas galian tanah di jalan koka, ancam keselamatan warga pengguna jalan.

MINAHASA – Aktivitas galian tanah di jalan menuju Desa Koka Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa, menjadi ancaman bagi keselamatan warga pengguna jalan ini.
Tak tanggung-tanggung, tanah dari hasil aktivitas sampai memenuhi setengah badan jalan, dan tidak ada tindakan pembersihan dari pihak pengembang yang belum diketahui tersebut.
Menurut keterangan, aktivitas galian tanah dilakukan baik siang hari maupun malam hari. Sejumlah kendaraan besar, padat melakukan aktivitas muatan tanah.
“Mereka melakukan aktivitas tanah siang dan malam hari. Kendaraan dum truk dari yang kecil sampai yang besar begitu padat mengangkut tanah di sini,” ujar Utu, kepada manado line.

Aktivitas galian tanah di jalan menuju desa Koka Kecamatan Tombulu Minahasa

Aktivitas galian tanah di jalan menuju desa Koka Kecamatan Tombulu Minahasa

Dirinya mengaku, khawatir kondisi jalan yang sudah penuhi tanah dari aktivitas galian tersebut. Selain warga terancam terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) karena jalan berubah menjadi debu, dan keselamatan pengguna jalan terancam ketika hujan jalan menjadi licin.
“Kami bisa saja terserang penyakit infeksi pernafasan, karena hari-hari harus menghirup debu, termasuk ancaman kecelakan saat hujan jalan menjadi licin,” ungkapnya.
Sejumlah warga pun, mempertanyakan sikap Bupati Jantje Wowiling Sajow (JWS) dinilai cuek dengan aktivitas galian tanah tersebut di wilayahnya, kendari diakui warga selain JWS merupakan warga Desa Koka, jalan ini sering dilalui oleh Bupati Minahasa tersebut.
“Bupati harus bersikap dengan aktivitas galian tanah ini, jangan cuek. Keselamatan warga terancam, termasuk kondisi jalan yang baru selesai beberapa bulan yang lalu akan rusak oleh kendaraan-kendaraan bermuatan diatas 3 ton,” pungkas Utu. (mejkel Lela)

 

Manado Fiesta 2017