IKLAN

Bom Aktif Hampir 100 Kg Peninggalan Jepang Ditemukan di Sungai Poigar Minsel


 

Bom Sedang Dievakuasi Tim Gegana Brimob Polda Sulut. (f-yoan/manadoline)

Bom Tengah Dievakuasi Tim Gegana Brimob Polda Sulut. (f-yoan/manadoline)

BOLMONG – Warga perbatasan Kabupaten Bolmong dan Minahasa Selatan (Minsel) dihebohkan dengan ditemukan bom aktif di Sungai Poigar, Senin (10/8) sekitar pukul 16.30 Wita.
Informasi di lokasi kejadian perkara (TKP) dua warga Desa Durian Kecamatan Sinonsayang, Minsel, Markus Sinaulan dan Awin Ula sore kemarin sedang mencari ikan di sungai yang memisahkan wilayah Bolmong dan Minsel tersebut.

“Saat dalam air saya melihat seperti botol besar didasar sungai. Kemudian bersama teman (Awin) kami mengangkatnya,” ujar Sinaulan kepada awak media, siang tadi.

Kemudian oleh keduanya melaporkan ke Hukum Tua Durian. Dari pemerintah setempat segera melaporkan ke kantor polisi terdekat yakni Polsek Sinonsayang. Tak beberapa saat kemudian aparat Polres Minsel langsung ke TKP dan mem-police-line lokasi yang berada di tengah sungai karena telah menjadi tontonan warga sekitar. Karena sudah malam hari oleh aparat memutuskan bahwa bom tersebut akan dievakuasi besoknya (Selasa siang).

Tepat pukul 11.00 Wita, Tim Gegana Brimob Polda Sulut yang dipimpin AKBP Roy Huwae dan Kabag Ops Polres Minsel Kompol A. Sutrisno SE tiba di lokasi dan mengevakuasi bom. Oleh Tim Gegana dengan mobil khusus membawa bom tersebut ke Mapolres Minsel dan kemudian ke Mako Brimob Polda Sulut.

“Bom aktif yang beratnya hampir 100 kg tersebut diperkirakan peninggalan tentara Jepang pada tahun 40-an dan berdaya ledak tinggi. Wilayah Sinonsayang ini bisa hancur jiwa bom ini meledak,” tegas AKBP Roy di lokasi penemuan. (yoan)