IKLAN

BNN Manado Gelar Sosialisasi Narkoba Di Yonif Raider 712/Wiratama


received_1007606482658633

Foto bersama BNN Kota Manado dan Anggota Yonif Raider 712/Wiratama. (Foto eka/ml)

MANADO – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi terkait Gerakan Anti Narkoba mulai dari Dewan Provinsi sampai Pemerintah Provinsi Sulut hingga Kodim 1309/Manado. Kali ini, BNN Kota Manado menggelar sosialisasi di Yonif Raider 712/Wiratama pada kamis (17/3). Kepala BNNK Manado AKBP. Ely Sopakoly yang memimpin langsung kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan bahwa seluruh anggota Yonif Raider 712/WT yang mengikuti tes urine hasilnya negatif.

“Seluruh personel yonif raider 712/wt dengan secara dadakan atau acak ke beberapa personel raider 712, dengan sistem sampling. Hasil dari tes urine seluruh anggota 712 adalah negatif, kita berharap ini jadi contoh kepada masyarakat bahwa sebelum kita bersih-bersih diluar kita bersih-bersih didalam,” kata Ely.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Yonif Raider 712 sudah membuktikan itu bisa menjadi contoh kepada masyarakat. “Bataliyon 712 sendiri sudah membuktikan bahwa itu bisa menjadi contoh kepada masyarakat. Ini penting supaya Gerekan Anti Narkoba yang kita sosialisasikan kepada seluruh masyarakat supaya jangan ada lagi pengguna yanh baru, tapi yang sudah kita rehabilitasi, jangan ada lagi korban korban dari penyalagunaan narkotika. Kita juga berharap program ini bisa terus berjalan agar masyarakat bisa terbebas dari bahaya narkoba,” tambahnya.

received_1007604179325530

Danyon Raider 712/Wt Letkol. Inf Dadang Ismail Marzuki saat ikut tes pemeriksaan urine dari Tim BNNK Manado. (Foto eka/ml)

Sementara itu, Danyon Raider 712/WT Letkol Inf. Dadang Ismail Marzuki mengapresisasi tinggi kegiatan sosialisasi yang dilakukan BNNK Manado ini. “Kegiatan ini memang sangat positif sekali, dalam rangka bersih bersih di internal kami, sekaligus juga upaya perpentif untuk mengantisipasi hal hal yang tidak kita harapkan. Bersumber dari narkoba ini adalah tindak kejahatan,” kata Dadang.

Untuk anggota yang ketahuan memakai barang haram tersebut, Beliau dengan tegas mengatakan akan memecat anggotanya tersebut. “Kalau ada dari anggota kami yang melakukan pelanggaran ini sudah jelas, sesuai dengan perintah Panglima TNI ke seluruh Satuan dan Jajaran dangan perintah pemecatan. Tidak ada ampun bagi personel TNI AD yang melanggar,” Tegas Komandan Yonif tersebut. (ekaputra)