IKLAN

BLCC Dipersiapkan Untuk IHP dan KEK Belum Tersentuh APBN


Max Lomban saat memaparkan perkembangan BLCC dalam acara Sislognas, Kamis (25/2)

Max Lomban saat memaparkan perkembangan BLCC dalam acara Sislognas, Kamis (25/2)

BITUNG-Pemerintah Kota Bitung telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang nantinya akan dipakai di International Hub Port (IHP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan didirikannya Akademi Komunitas Logistik Bitung atau BLCC.

Perkembangan Bitung Logistics Community College (BLCC) disampaikan Maxmilian J Lomban didampingi Pj. Walikoat Bitung Drs. John Palandung dalam Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) yang dihadiri Menko Perekonomian Dharmin Nasution dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE. di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Kamis (25/2).

“Tenaga kerja dengan jurusan Logistik ini  menempuh pendidikan selama 2 tahun yang nantinya akan memiliki keahlian yang mahir di bidang logistik maupun di bidang supply chain,” tutur Lomban.

Namun selanjutnya,  BLCC mulai mengalami  kendala antara lain perubahan status Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi Perguruan Tinggi  Negara Badan Hukum (PTN BH) sehingga ITB tidak boleh menerima dana DIPA yang menyulitkan penyaluran dana operasional dari Kementrian Risetdikti ke ITB bahkan status kemahasiswaan setelah menyelesaikan masa studi tidak mendapat ijazah melainkan hanya berupa sertifikat karena status ITB hanya ijazah S1.

Lomban berharap Pemerintah pusat lewat menko perekonomian dapat memperhatikan hal tersebut sehingga boleh ada solusi dari permasalahan tersebut yang disadari bahwa kebutuhan SDM khususnya di bidang Logistik adalah prioritas utama guna menunjang IHP dan KEK di Bitung. Sedangkan pendanaan dari APBN belum pernah terealisasi sampai saat ini. (jones)

 

Manado Fiesta 2017