IKLAN

Besok BBM Turun, Bagaimana Tarif Angkot di Sulut?


image

Foto ilus

MANADO — Turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar, 5 Januari besok, sepertinya tidak akan mengubah tarif angkutan kota (angkot) di Manado.

Sesuai informasi, hingga saat ini Pemerintah Kota Manado belum melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait untuk membahas persoalan itu.

Meski demikian, Anggota Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Manado Gadjali Djamaan menilai, penurunan harga BBM nanti tidak signifikan. “Makanya tidak begitu berpengaruh untuk menaikkan atau menurunkan tarif angkot,” jelasnya.

Selain itu dikatakannya, Pemkot Manado dan stakeholder terkait telah menyepakati ambang tertinggi dan terendah harga BBM, tahun lalu. “Saat itu, dipimpin wali kota sebelumnya pak Vicky Lumentut, kita sepakati ambang tertinggi harga BBM adalah Rp9 ribu. Sedangkan terendah adalah Rp6 ribu,” katanya.

“Jika harga BBM sudah melewati ambang tertinggi atau di bawah ambang terendah, maka saat itulah baru akan ada perubahan tarif angkot. Sekarang ini kan belum di posisi itu, maka saya rasa tidak perlu ada perubahan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sulut Jan Ratulangi saat dikonfirmasi mengaku, belum menerima surat edaran Kementerian Perhubungan terkait penyesuaian tarif angkot.

Sehingga, dia tidak bisa memastikan ada atau tidaknya perubahan tarif angkot. “Soal tarif itu tidak sembarangan. Harus ada edaran dulu kementerian, baru bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

Penurunan harga BBM jenis premium menjadi Rp 7.150 dari harga semula Rp 7.300 per liter. Sedangkan harrga solar dari Rp 6.700 menjadi Rp 5.950 per liter. (anto/*)

 

Manado Fiesta 2017