IKLAN

SIDANG KASUS PENIPUAN

Berkedok Cinta Palsu, Rosa Merugi Miliyaran Rupiah


SIDANG KASUS PENIPUAN

Terdakwa penipu miliyaran rupiah tertunduk dan hanya bisa pasrah menjalani sidang. (Foto/saleh.manadoline.com)

Terdakwa penipu miliyaran rupiah tertunduk dan hanya bisa pasrah menjalani sidang. (Foto/saleh.manadoline.com)

MANADO- Ulah ASR alias Apret yang menipu Rosa dengan total kerugian miliyaran rupiah, Selasa (7/7) kemarin menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Manado yang dipimpin Majelis Hakim Aminal Umam SH, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Baso Barahima SH.

Dalam agenda sidang itu, terdakwa Apret divonis majelis hakim, 2 tahun penjara dan diwajibkan mengembalikan barang-barang milik korban, lengkap dengan surat-suratnya. Ini sesuai dengan pasal 372 dan 378 KUHP yang dikenakan kepada terdakwa.

Diketahui, penipuan terdakwa yang berkedok cinta palsu itu terjadi Agustus 2012. Awalnya, terdakwa membujuk korban untuk mendirikan usaha jasa angkutan container. Korban sebagai penyedia fasilitas angkutan, dan terdakwa sebagai pengelolanya.

Selang 2014, usaha jasa angkutan continer itu disanggupi korban. Buktinya, 4 unit mobil trailer dan 11 unit gandengan telah dibelinya. Dari sinilah aksi penipuan terdakwa mulai beraksi. Yang tadinya hanya rekan bisnis, terdakwa mulai menanamkan cinta palsu, yakni berkedok pacaran dengan korban.

Menariknya, disaat korban terbuai dengan cinta palsu, terdakwa berulah dengan mendesak korban disertai ancaman, agar menandatangani balik nama perusahaan tersebut. Tidak itu saja, jika korban tidak menurut, foto bugil milik korban diancam akan disebar. Ini membuat korban pasrah dan menuruti keinginan terdakwa.

Tak tahan dengan ulah pria bejat itu, korban akhirnya memilih laporkan penipuan berkedok cinta palsu itu ke polisi. (alen)