IKLAN

Berboncengan Sang Ayah, Tabrak Mikro, Bocah Mungil Ini Terpental Lalu Tewas Memiriskan


Bocah Tessa Manopo terbujur kaku tak bernyawa

Bocah Tessa Manopo terbujur kaku tak bernyawa

KAKAS – Lagi, kecelakaan lalu lintas maut, terjadi di ruas jalan Desa Passo, Kecamatan Kakas Barat, Kamis (2/7), sekira pukul 11.00 Wita. Kejadian naas tersebut dialami Tessa Manopo (11), warga Jaga II Desa Sendangan, Kecamatan Kakas.

Bocah perempuan yang baru saja menginjak di kelas enam SD tersebut, diduga tewas di tempat, setelah kendaraan roda dua jenis Honda Supra X, yang dikendarai ayahnya, Harun Manopo (30-an), menabrak mobil mikrolet jurusan Ratahan-Langowan yang saat itu sedang berhenti. Saat menabrak, Tessa terpental dengan kepala lebih dahulu membentur aspal.

Harun mengatakan, saat itu dirinya bersama Tessa, Istrinya Steva Timbongon dan anak laki-lakinya, Delon Manopo, dari Kakas hendak menuju Tomohon dengan kecepatan normal. Tiba-tiba, mobil mikrolet di depannya berhenti dengan tidak menggunakan lampu sein.

“Mobil itu berhenti mendadak. Karena dia berhenti mendadak akhirnya saya tak bisa lagi mengendalikan kendaraan saya dan langsung menabrak ” urai Harun yang kala itu katanya ingin ke Tomohon untuk mengambil gajinya untuk belanja keperluan sekolah anak-anak.

Sementara, pengemudi Mikrolet, lelaki inisial KG alias Kedy, warga Desa Nataan Kecamatan Ratahan mengaku, dirinya memperlambat kendaraannya karena ada sepeda motor parkir yang menghalangi jalannya.

“Saya kaget ketika mendengar ada benturan di belakan mobil saya. Waktu saya menoleh ternyata ada sepeda motor sudah terjatuh. Atas kejadian tersebut saya langsung membawa mobilnya ke Mapolres Minahasa,” ujar Kedy.

Kapolres Minahasa, AKBP Ronald Rumondor SIK MSi, ketika dikonfirmasi melalui Kasat Lantas Polres Minahasa, AKP Risno Luas SSos, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada kejadian tersebut yang menewaskan perempuan Tessa. Kasus ini sementara dalam penanganan Polres Minahasa dan masih akan dikembangkan untuk penyelidikan. Informasi awal, ada sesuatu dan lain hal dalam keluarga sehingga ayah korban mengaku saat berkendara dirinya kurang konsentrasi,” ungkap Luas didampingi Kanit Laka, IPDA Hesky Sampelan.(slc)