IKLAN

Barang Bukti Uang Rp 5 Juta Sudah Berada dalam Saku Wartawati

Beraksi di SMP Negeri 4 Kotamobagu, Tiga Oknum Jurnalis Dibekuk Aparat Polres Bolmong


Barang Bukti Uang Rp 5 Juta Sudah Berada dalam Saku Wartawati

Oknum Wartawan Sedang Menjalani Pemeriksaan di Mapolres Bolmong, Rabu (18/2). (f-manadoline)

Oknum Wartawan Sedang Menjalani Pemeriksaan di Mapolres Bolmong, Rabu (18/2). (f-manadoline)

KOTAMOBAGU – Berakhir sudah petualangan tiga oknum jurnalis yang mengaku berasal dari Kota Manado. Ketiganya diamankan anggota Reskrim Polres Bolmong pada Rabu (18/2) sekitar pukul 09.00 Wita saat sedang beraksi di SMP Negeri 4 Kotamobagu. Aparat kepolisian menyergap ketiganya setelah diduga melakukan aksi pemerasan. Sayangnya ulah mereka keburu digerebek aparat yang masuk ke ruangan sekolah setelah uang Rp 5 juta diterima para tersangka. Usai tertangkap tangan memeras, ketiga wartawan yang teridentifikasi bernama AM (32) alias Adi Koran Penelusuran Kasus, Anto (39) Media Berita Investigasi Nasional serta PP (28) alias Pipit Media Online Jejak Group langsung digelandang ke Mapolres Bolmong. Di mapolres para tersangka menjalani pemeriksaan penyidik di Ruangan Unit II. “Barang bukti (uang) setelah digeledah sudah berada di dalam saku salah satu wartawan,” jelas Kasi Humas AKP Saiful Tammu sambil menyebut para wartawan itu bakal dijerat pasal pemerasan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 365 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana. Sekadar diketahui aksi para wartawan itu bermula saat seorang staf menegur salah satu dari mereka yang tengah mewawancarai seorang murid sekolah. Siswa itu diwawancarai lantaran tak mengenakan sepatu. Oleh si wartawan itu kemudian teguran itu tak diterima dan mempermasalahkannya karena menurut mereka melanggar Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dengan ancaman kurungan 2 tahun penjara dan denda sebesar lima ratus juta. “Kalimat inilah yang dimanfaatkan para wartawan untuk memeras pihak sekolah,” jelas AKP Saiful. Kemudian pihak sekolah saat itu juga mengajak ketiga oknum wartawan itu untuk menyelesaikan masalah tadi secara baik-baik. Dari situ para tersangka mengancam dan meminta imbalan uang sejumlah 5 juta rupiah. Permintaan itu dipenuhi pihak sekolah. (mara)

 

Manado Fiesta 2017