IKLAN

Benny Ramdhani : Kawasan Indonesia Timur Di Anak Tirikan


MANADO – Wilayah Indonesia Timur yang menjadi tertinggal setelah tidak berimbangnya pembangunan antara Wilayah Barat dan Timur. Jelas dalam konstitusi mengatakan pembangunan Indonesia adalah untuk seluruh wilayah indonesia. Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Benny Ramdhani dalam Diskusinya bersama Komunitas Pers Manado (KPM) pada sabtu (05/3).

Diskusi yang bertema Timur Indonesia Menggugat, membahas tentang ketidaksetaraan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia terhadap Wilayah Timur dan Barat. “Tujuh puluh tahun Indonesia merdeka, wilayah Timur Indonesia masih tertinggal. Sementara wilayah Barat, sudah jauh lebih maju,” ujar Ramdhani.

Terkait hal tersebut, Beliau juga mengatakan telah membentuk sebuah forum bersama sejumlah senator yang juga berasal dari Kawasan Indonesia Timur. Forum yang bernama Timur Indonesia Menggugat ini dikoordinir oleh Nono Suporno Senator Asal Maluku.

“Saatnya Timur Indonesia Menggugat untuk pembangunan yang berkeadilan. Negara harus mengurus wilayah Timur Indonesia lebih fokus ke depan. Perintah konstitusi mengatakan, pembangunan yang merata bagi seluruh wilayah Indonesia. Tidak ada istilah meninggalkan wilayah tertentu dalam pembangunan. Kawasan Timur Indonesia ini seperti dianaktirikan,” tegas Mantan Anggota DPRD Sulut ini.

Beliau juga mengatakan tidak berimbangnya keuangan Pusat dan Daerah, menjadi salah satu penyebab utama. Sebab kewenangannya memang ada di Pusat. Dan kalaupun dari wilayah Timur Indonesia cukup signifikan, namun hasil yang kembali ke daerah tetap saja kecil. Sebab lebih dari 70 persen peruntukan dan orientasinya selalu mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Barat dan sisanya untuk wilayah Timur. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017