IKLAN

Belum Selesai Net Invest, DPO Polresta Manado SR, Masih Punya Investasi Bodong Lainya


Kantor Net Invest yang diberi tanda polis line. (foto:ist)

Kantor Net Invest yang diberi tanda polis line. (foto:ist)

MANADO – Syalomitha Rapar Dan Focksy Rapar yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Manado pada kasus berkedok investasi bodong CV. Net Invest, masih terus diburu oleh pihak Kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Saiful Wachid mengatakan pihaknya yang juga dibantu oleh Polda Sulut, masih terus memburu kedua tersangka tersebut. “Pencarian kedua tersangka, kami lakukan selama 24 jam. Jika kedua tersangka tertangkap maka akan diserahkan ke Kejaksaan untuk dilakukan tahap dua,” katanya.

Tapi sementara itu, salah satu tersangka dalam kasus tersebut SR diduga kuat juga terkait kasus investasi lainnya yakni Koprasi Serba Usaha (KSU) Passion For Success (PFS) yang belum mengembalikan uang nasabah hingga nasabah melakukan penyitaan barang dikantor KSU PFS.

Dari seorang sumber yang nama tidak ingin disebut berinisial YL mengatakan bahwa pada KSU PFS ada orang kepercayaan Syalomitha MR alias Marlina, yang ditugaskan untuk melakukan bisnis investasi diduga bodong tersebut. “Uang yang disetor dari nasabah dilakukan pemutaran uang, ada yang dipakai untuk ternak hewan babi dan hasil ternak uangnya diserahkan ke Syalomitha,” kata dia.

Ditambahkanya, MR ditugasi untuk mengontrol perputaran uang. Bahkan, MR sering melakukan pertemuan dengan Syalomitha yang herannya lagi MR terlihat sangat akrab dengan salah satu oknum anggota kepolisian.

“Seharusnya kalau DPO ini serius dikeluarkan, orang-orang terdekat Syalomitha harus dilakukan pemeriksaan alias dilakukan pengembangan kasus agar Syalomita dan Focksy bisa cepat ditemukan. Polda Sulut juga kiranya bisa melakukan pemeriksaan internal,” pungkas sumber itu saat bertandang di Polresta Manado. (eka)

 

Manado Fiesta 2017