IKLAN

Bekerja Sama dengan Instansi Terkait, Dinas Sosial Kotamobagu Bakal Razia Pelajar PSK


 

Pemerintah, Sekolah dan Orang Tua Harus Pro Aktif Agar Anak-anak Terhindar dari Praktik Prostitusi. (f-manadoline)

Pemerintah, Sekolah dan Orang Tua Harus Pro Aktif Agar Anak-anak Terhindar dari Praktik Prostitusi. (f-manadoline)

KOTAMOBAGU – Pekerja hiburan malam atau praktik prostitusi nyatanya tak hanya dari kalangan dewasa, tapi telah mewabah hingga ke komunitas para anak baru gede (ABG) yang berstatus pelajar sekolah. Kondisi sosial ini diantisipasi pemerintah. Melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Kotamobagu mengantisipasi praktik pekerja seks komersil (PSK) di tengah masyarakat ini. Dinas terkait akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) serta Polres Bolmong untuk menggelar razia.

“Kami bekerja sama dengan pihak terkait akan merazia para pekerja hiburan terutama yang masih tergolong remaja atau pelajar sekolah,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Sosial Anoy Ruhyana, Jumat (17/4). Masih menurut Ruhyana, hal tersebut perlu penanganan serius dari pihak pemerintah. Saat ini pihaknya akan terus melakukan sosialisasi serta mengadakan penyuluhan terutama di setiap sekolah yang ada di wilayah Kota Kotamobagu.

Lanjutnya, menjamurnya PSK di kalangan pelajar tersebut merupakan salah satu contoh dari bentuk kenakalan remaja. Menurutnya, hal itu memang tidak bisa dijabarkan secara sederhana karena banyak faktor yang memengaruhi dan menjadikan masalah tersebut sangat kompleks. “Praktik seks bebas ini bisa disebabkan karena keroposnya keimanan, Kurangnya pengetahuan mengenai seks, gampang terpengaruhi atau terbawa arus pergaulan yang menggiurkan. Ada juga pengaruh trauma masa lalu, faktor ekonomi keluarga dan hal-hal lain yang sifatnya dari hati,” urainya serius. (yoan)

 

Manado Fiesta 2017