IKLAN

Bantah Hambat Pilwako 17 Februari, Mocodompis: Pemkot Menunggu Petunjuk Kemendagri


Franky Mocodompis

Franky Mocodompis

MANADO –  Kabag Humas Pemkot Manado, Franky Mocodompis kembali meluruskan terkait simpang siur kabar kalau Pemkot Manado dituding menghambat hari ‘H’ pelaksanaan Pilwako Manado 17 Fabruari yang ditetapkan KPU Manado.

“Kami kira jelas dalam pernyataan resmi kemarin, tidak ada maksud Pemkot untuk menghambat tahapan Pemungutan Suara 17 Februari 2016,” katanya.

Menurut Mocodompis, Pemkot hanya berupaya untuk mencari solusi terbaik terhadap persoalan tidak ditatanya anggaran tahapan Pilkada pada APBD 2016.

Kalau pun sudah ada petunjuk dan arahan dari Kemendagri terkait pemanfaatan atau pergeseran atau perubahan anggaran, Pemkot siap mengucur dana dukungan untuk tahapan lanjutan pilkada.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, sudah ada hasil dari koordinasi terhadap pihak terkait yang akan dilaksanakan oleh Penjabat Walikota Manado, Ir. Royke O. Roring, M.Si,” jelasnya.

Sekadar diketaui, KPU telah menyerahkan Laporan Pertanggunjawaban (LPJ) penggunaan anggaran Pilkada Rp20 M yang ditata dalam APBD induk Kota Manado 2015.

Realisasi anggaran itu masig tersisa sekitar Rp2,8 M. dan KPU pun kembali mengajukan permohonan penambahan anggaran Rp8 M untuk tahapan pelaksanaan lanjutan Pilwako Manado yang akan digelar 17 Februari.

Namun penambahan anggaran Rp8 M itu tidak ditata dalam APBD Induk 2016 Kota Manado. Inilah yang menyulut dilema Pemkot Manado sehingga harus berkonsultasi lagi dengan Kemendagri untuk pengadaan pos anggaran tersebut. (antoreppy)