IKLAN

Banggar Sebut Pergeseran Anggaran Pemprov Tak Pro Rakyat


MANADO-Pembahasan pergeseran anggaran tahun 2016 antara TAPD dan Badan Anģgaran (Banggar), Selasa (5/4) berlangsung alot.

SERIUS: Suasana rapat pergeseran anggaran antara Badan Anggaran dan TAP Pemprov

SERIUS: Suasana rapat pergeseran anggaran antara Badan Anggaran dan TAP Pemprov

Ini dibuktikan pergeseran anggaran yang diajukan TAPD tidak pro rakyat dan dinilai akal-akalan saja.

Bahkan terkesan program yang diajukan diduga hanya untuk mencari perhatian dari gubernur dan wakil gubernur.

Padahal yang diutamakan dalam pergeseran ini adalah bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dari pembahasan kemarin, Wakil Ketua Dewan, Stevanus Vreeke Runtu menyatakan bahwa yang diajukan TAPD bukan pergeseran tetapi sudah masuk pada APBD-Perubahan.

Seperti yang diajukan oleh Biro Umun pergeseran yang diajukan sebesar Rp19 Miliar. Sebagian besar diperuntukan untuk rehab rumah dinas gubernur dan wakil gubernur.

Rehab rumah dinas gubernur dan wakil gubernur ini dinilai James Karinda hanya untuk mencari perhatian ke gubernur dan wakil gubernur.

” Bayangkan baru tahun kemarin rehab rumah dinas gubernur dan wagub sudah dilakan sekarang dilakukan lagi. Ini namanya hanya mo cari muka ke pimpinan  dan sudah lari dari visi dan misi dari OD-SK,” papar Karinda.

Tim Banggar juga menyoroti  pergeseran anggaran di Dinas Pendidikan sebesar Rp12,8 miliar. Yang hanya dipergunakan bagi siswa berprestasi untuk melakukan pelatihan ke cina. Serta pelatihan bahasa inggris untuk guru dan siswa ke Amerika.

” Jika dana pergeseran itu hanya untuk dibawa ke cina dan amerika lebih baik digunakan untuk perbaikan asrama mahasiwa di Malang dan Bogor,” tegas Ferdinand Mangumbahang.

Begitu juga pergeseran anggaran yang bakal digunakan untuk pemberian Motor sebesar Rp 200 juta dan mobnas gubernur di kantor Penghubung dari Rp1,1 Miliar menjadi Rp 1,9 miliar.

Sedangkan untuk Sekretariat DPRD Sulut anggaran yang tertata dalam APBD induk 2016 untuk pengadaan Mobnas anggota dewan sebanyak 21 unit dengan anggaran sekira Rp5 miliar digeser untuk pembahasan Ranperda.

Dari pantauan pembahasan yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Andrei Angouw ada 7 SKPD mendapat pergeseran anggaran cukup besar. Masing- masing Dinas PU Sulut, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi dan UKM, Biro Perlengkapan, Biro Umum, Sekretariat DPRD Sulut. (mom)

 

Manado Fiesta 2017