IKLAN

Aksi Kriminalitas di Manado Terus Meningkat

Bambang: Jika Pemerintah Serius, Pabrik Miras Harus Ditutup


Aksi Kriminalitas di Manado Terus Meningkat

Miras yang terus beredar di Manado, memincu tinggi tingkat kriminalitas. DPRD desak Pemkot tutup pabrik Miras.

Miras yang terus beredar di Manado, memincu tinggi tingkat kriminalitas. DPRD desak Pemkot tutup pabrik Miras.

MANADO – Minuman keras (Miras) dinilai menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya tindakan kriminal atau aksi kejahatan yang terjadi di Kota Manado. Hal tersebur diungkapkan anggota DPRD Kota Manado Bambang Hermawan, kepada Manado Line di gedung Tikala, Selasa, (10/03).
“Hampir di setiap waktu, Manado tidak pernah sepi dengan aksi kriminalitas baik itu tawuran, pemukulan, penikaman, bahkan pembunuhan yang diakibatkan oleh pengaruh miras,” ungkapnya.
Bambang sendiri mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, yang bekerja sama dengan pihak TNI, Polri dengan tim terpadunya dalam rangka mengamankan Manado dari gangguan keamanan di masyarakat. Namun, hal tersebut tidak akan maksimal apabila ternyat miras terus beredar di masyarakat, sangat mudah didapat dan dikonsumsi warga.
Menurutnya, selain upaya dengan hadirnya tim terpadu Pemkot perlu menindaklanjuti dengan kebijakan menutup semua pabrik miras dan melarang miras bebas dijual di super market, mini market sampai ke warung-warung.
“Jika mau serius Manado aman, pemerintah tegas menutup semua pabrik miras dan melarang super market, mini market dan warung menjual miras jenis apapun. Sebab jika tidak sekarang, maka efeknya adalah masyarakat akan terus dihantui ketakutan terhadapa aksi kriminalitas dan berpengaruh pada kepercayaan dunia invenstasi,” tegas Bambang.
Bambang yang anggota Komisi A DPRD Kota Manado, menyarankan agar Pemkot Manado segera membuat regulasi aturan terkait dengan larangan miras ada di Kota Manado, kemudian segera ajukan ke DPRD untuk disahkan. (christian)