IKLAN

Bahas Ranperda Zonasi, Pimpinan Pansus dan Anggota Mulai tak Harmonis


MANADO-Pembahasan Ranperda Zonasi semakin menarik untuk diikuti. Pasalnya, ada dugaan antara pimpinan Pansus dan anggota Pansus sudah tidak harmonis lagi.

Pansus dan tim Pokja saat melakukan Pembahasan Ranperda Zonasi, Rabu (31/8)

Pansus dan tim Pokja saat melakukan Pembahasan Ranperda Zonasi, Rabu (31/8)

Bahkan informasi yang dirangkum harian ini menyebutkan pimpinan Pansus Zonasi sebaiknya diganti saja.

Seperti yang terpantau kemarin, anggota Pansus menekankan bahwa di Minahasa Utara khususnya di pulau Gangga sudah tidak bisa laki dibuatkan pelabuhan.

Karena pelabuhan tersebut dikususkan hanya untuk perusahan biji besi. Apalagi  adanya putusan inqra dari Mahkamah Agung 11 Agustus 2016. Yaitu menolak Permohonan PT Mikgro Metal Perdana.

“Dengan adanya putusan MA tersebut. Maka dalam RTRW harus dirubah untuk di pulau Gangga itu harus menjadi kawasan Pariwisata,” jelas Teddy Kumaat.

Namun usulan dari Teddy Kumaat tidak serta merta diterima oleh pimpinan Pansus. Tetapi meminta pendapat terlebih dahulu dari Karo Hukum Pemprov Sulut yang masuk dalam tim pokja.

Hal lain terangkat dalam pembahasan kemarin, Pansus dan Pokja akan bertemu dengan Pemerintah Kota Manado terkait pemindahan pelabuhan Manado.

” Sebelum ditetapkan  Pansus dan Pokja harus bertemu terlebih dahulu dengan Pemkot Manado,” jelas Ketua Pansus Edwin Lontoh.

Dan hari ini juga, Kamis ( 1/9) Pansus akan melakukan turun lapangan ke Desa Bulo Kecamatan Mandolang. Terkait adanya reklamasi  Pantai Buloh yang mulai dikeluhkan masyarakat. (mom)

 

Manado Fiesta 2017