IKLAN

Bahas Ranperda Zonasi, FRNK Usul Bentuk Lembaga Independen


Denny Sumolang

Denny Sumolang

MANADO – Enam Fraksi di DPRD Sulut telah menyampaikan pendapat umumnya terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Provinsi Sulawesi Utara tahun 2015-2035.

Ada banyak hal yang disampaikan oleh Fraksi terkait Ranperda Zonasi ini. Salah satunya diajukan oleh Fraksi Restorasi Nurani untuk Keadilan (FRNK) dalam Paripurna Rabu (23/2).

Lewat juru bicaranya Denny Sumolang, FRNK mengusulkan untuk mendukung Ranperda ini wajib membentuk lembaga independen.

“Sebelum ditetapkan ranperda ini, harus mempunyai perencanaan yang matang dari semua pihak dengan membentuk suatu lembaga independen. Yang  berfungsi sebagai alat kontrol dan monitoring sehingga tidak terkontaminasi dengan kepentingan lain,” ungkap Sumolang.

Disamping itu, FRNK juga berharap tidak ada tindakan monopoli dan harus memiliki ijin yang jelas. “Ijin yang tidak jelas harus dicabut,” paparnya

Ada  6 catatan penting yang disampaikan Fraksi pimpinan Felly Runtuwene ini, yang intinya mengimbau pemerintah dalam menetapkan Ranperda Zonasi mengacu pada Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Lingkungan hidup.

Sektor pertanian, pariwisata, dan pendidikan tetap jadi prioritas. “Semua untuk kepentingan rakyat,” tambah Sumolang. (mom)

 

Manado Fiesta 2017