IKLAN

Back Up Disparbud, Satgas Gempita Bulan Ramadhan Terbentuk, Fokus Tempat Hiburan Malam


Ketua Tim Satgas Gempita Pemkot Manado, Hans Tinangon saat memimpin rapat evaluasi dan pemantapan kerja Tim Gempita yang sudah memasuki bulan kedua

Ketua Tim Satgas Gempita Pemkot Manado, Hans Tinangon saat memimpin rapat evaluasi dan pemantapan kerja Tim Gempita yang sudah memasuki bulan kedua

MANADO – Tim Gempita (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan) yang sudah bekerja sebulan sejak dikukuhkan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut, 12 Mei lalu dalam rangka membantu Pemkot Manado menegakan displin ASN dengan melakukan sidak di sejumlah SKPD kini ketambahan tugas baru.

Ini setelah adanya permintaan resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Manado membantu mereka dalam melakukan sidak di sejumlah tempat hiburan malam selama bulan suci Ramdhan yang saat ini sedang dijalani umat muslim.

“Karena Pemkot Manado saat ini sudah ada Tim Satgas Gempita yang salah satu tugasnya berkaitan penegakan aturan, kami meminta bantuan  untuk memback up kami melakukan sidak jam operasi semua tempat hiburan di Manado selama bulan Ramadhan ini,” kata Kadisparbud Manado, Hendrik Warokka.

Menurut Warokka, pihaknya sudah menbagikan surat edaran pembatasan jam operasional kepada seluruh tempat hiburan di Kota Manado, baik Diskotik, Pub, Café, Bar, Tempat Karaoke dan Spa/Pijat.

Dalam surat edaran berdasarkan Perda No. 2 tahun 2015 Pasal 39 ayat 4, untuk usaha tempat hiburan malam, jam operasional dibatasi hingga pukul 01.00 Wita dari jam operasional biasanya.

Untuk tempat karaoke, jam operasional sampai pukul 22.00 Wita. Sedangkan spa/tempat pijat sampai pukul 20.00 Wita. “Jika dalam sidak bersama Satgas Gempita ditemukan ada tidak mematuhi surat edaran ini akan dikenakan sanksi pembekuan sementara Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP),” tegas Warokka. (antoreppy)

 

Manado Fiesta 2017