IKLAN

Bisnis Batu Akik

“Ba Poles” Asal Jawa dan Makassar Banjiri TKB


Bisnis Batu Akik

Hasil Karya Pengrajin

Hasil karya pengrajin, memoles batu Kumu Tanawangko seharga 3 Miliar, memiliki motif kuda dan wanita penari, (foto:Kandi/manadoline)

MANADO- Pengrajin batu akik mewarnai pemandangan pusat Kota Manado. Tepat dideretan trotoar Taman Kesatuan Bangsa (TKB). Pantauan www.manadoline.com kemarin hingga Selasa (11/8), puluhan pengrajin tak pernah absen melayani pelanggan.

Pusat pengrajin batu akik saya rasa paling banyak di TKB dan seputaran Presiden ini,”tutur Raymon yang hobi batu tersebut.

Terpisah pengrajin juga penjual akik Subhan mengungkapkan sekarang banyak dijual bongkahan jadi pelanggan langsung poles batu disekitar TKB,”bebernya.

Dia menambahkan mesin poles yang digunakan yakni Diamond Wheel harganya berkisar Rp 600 ribu sampai Rp 1,5 juta.”Disini (TKB-red) didominasi pengrajin asal Jawa dan Makasar,”tutur Subhan.

Pengrajin asal Jawa Rego Ahmad menjelaskan datang ke Manado sebagai pengrajin batu akik karena melihat antusias warga banyak gemar batu dan tak tanggung-tanggung mengeluarkan uang karena hobi.

“Untuk satu kali poles harganya Rp 50 ribu sampai Rp 200 ribu tergantung jenis batunya,”terang Ammad. (srikandipangemanan)

 

Manado Fiesta 2017