IKLAN

Ayah Brigadir Yulianus Minta Pertanggungjawaban, Kapolda: Ini Lintas Polda Sulut & Sulteng    


foto Brigadir Yulianus, anggota Brimob Polda Sulteng semasa hidupnya

foto Brigadir Yulianus, anggota Brimob Polda Sulteng semasa hidupnya

MANADO – Tak terima kondisi anaknya, Brigadir Yulianus yang pulang rumah sudah tak bernyawa dengan tubuh lebam usai ditangkap di wilayah hukum Polda Sulut, membuat sang ayah Idris Suli geram. Dia meminta pertanggungjawaban polisi.

“Kami meminta jawaban dari pihak kepolisian mengapa anak kami meninggal dengan kondisi seperti ini. Jika dia meninggal karena membela negara, kami ikhlas,” kata Idris Suli, Sabtu 15 Oktober 2016 di rumah duka di kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan

Brigadir Polisi Yulianus yang bertugas di Sub Detasemen IV, Detasemen A Pelopor  di Kabupaten Tolitoli diamankan petugas Polres Minsel karena diduga terlibat keributan di Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan, Minsel, 10 Oktober lalu saat dirinya sedang tugas luar.

Ketika ditangkap ditemukan senjata rakitan, samurai dan obat-obatan serta satu unit mobil Avanza bernomor polisi DN 213 KA. Barang bukti tersebut disita aparat  kepolisian Polres Minsel. Brigadir Yulianus kemudian diserahkan ke Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara

Setelah menjalani pemeriksaan, Brigadir Yulianus diserahkan kepada Brimob Polda Sulawesi Tengah di perbatasan Provinsi Gorontalo dengan Sulawesi Tengah.

Sang ayah Idris Suli mendesak kepolisian mengungkap kasus penganiayaan berujung maut terhadap anak pertamanya dari empat bersaudara.

Di rumah duka Sabtu 15 Oktober 2016, dipenuhi kerabat dan keluarga serta rekan-rekan Brigadir Yulianus dari satuan Brimobda Sulteng untuk melaksanakan ibadah penghiburan.

Usai ibadah penghiburan jenazah Brigadir Yulianus dibawa ke Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi untuk dikebumikan.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigadir Jenderal Rudy Sufahriady turut hadir menghantar jenazah Brigadir Yulianus. Rudy tidak banyak memberikan keterangan terkait kematian anggotanya dari satuan Brimob Polda Sulteng itu.

“Nanti saja. Ini lintas Polda karena kejadiannya berada di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara. Almarhum ini adalah anggota saya,” kata Rudy Sufahriadi. (anto/ksc)

 

Manado Fiesta 2017