IKLAN

Astaga… Telkomsel Diduga Gelapkan Retribusi


Ilustrasi

Ilustrasi

MANADO – Ketua Pansus Ranperda Pos dan Telekomunikasi DPRD Kota Manado Bambang Hermawan, mencurigai ada sesuatu yang tidak beres yang sengaja disembunyikan oleh pihak Telkomsel.

“Kami curiga, pihak telkomsel sengaja tidak membayar retribusi terhadap keberadaan sejumlah tower,” kata Bambang, kepada manadoline.com, Senin, (01/06), di gedung Tikala.

Menurutnya, dari temuan instansi terkait telkomsel baru bisa merealisasikan retribusi 48 tower dari total 90. “Hasil temuan instansi terkait, telkomsel memiliki kurang lebih 90 tower dan mereka baru merealisasikan retribusi 48 tower, itu berarti masih ada selisih,” ujarnya.

Ada sesuatu yang segaja disembunyikan telkomsel kepada instansi terkait. Pasalnya, berdasarkan pengakuan di tahun 2014 bahwa mereka hanya memiliki 60 tower, sehingga hanya memiliki selisih 12 tower yang belum direalisasikan retribusinya.

“Ini permainan namanya. Laporan tahun 2014 60 tower, temuan kurang lebih 90 tower dan realisasi retribusi baru 48 tower. Baru denda bukan retribusi saja sudah mencapai Rp 60 juta,” tegasnya.

Dengan tidak membayar retribusi daerah dirugikan, karena tidak ada pemasukan ke PAD Manado. “Pemkot Manado dirugikan,” sebutnya, seraya menambahkan bahwa pihaknya tidak akan main-main dengan hal ini, tidak hanya telkomsel tapi semua pemilik tower akan menjadi catatan Pansus untuk diberi penegasan dalam pembahasan Ranperda Pos dan Telekomunikasi. (christian)