IKLAN

Astaga…! Hari Lahirnya Pancasila, Bitung Sepi Peringatan


Decky Sompotan

Decky Sompotan

BITUNG-Tanggal 1 Juni, Hari Lahirnya Pancasila, adalah hari bersejarah bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus moment strategis bagi setiap anak bangsa untuk mengaktualisasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ironisnya, dihari yang memiliki nilai history sangat penting bagi perjalanan bangsa Indonesia, Pemkot Bitung tidak menggelar upacara maupun kegiatan lain untuk memperingatinya.

 

“Sungguh ironis dan sangat disesalkan dihari lahirnya Pancasila sebagai Ideologi pemersatu bangsa dan merupakan jiwa NKRI, tidak diperingati oleh Pemerintah Kota Bitung dalam bentuk upacara atau kegiatan lainnya. Apakah Pancasila sudah tidah memiliki nilai strategis bagi Kota Bitung ?,” kata Decky Sompotan tokoh generasi muda Kota Bitung kepada manadoline.com, Selasa (2/6), dengan nada tanya.

 

Padahal NKRI dibangun diatas Pancasila, sudah seharusnya ada perhatian serius dari pihak Pemkot Bitung dalam konteks menumbuhkembangkan nilai-nilai luhur terkandung dalam 36 butir Pancasila, yang menjiwai perjalanan Indonesia dalam berbangsa dan bertanah air. Pancasila adalah simbol pemersatu NKRI, dan telah melewati ujian yang tragis, darah dan air mata dari ribuan bahkan jutaan kusuma bangsa tercurah hanya untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

 

“Kondisi seperti harus menjadi koreksi bagi pemimpin Kota Bitung, jangan hanya mengutamakan agenda lain sampai waktu untuk memperingati Hari Lahirnya dasar nrgara Indonesia, Pancasila, tidak ada waktu. Ingat..! bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan tidak pernah melupakan sejarah..! Sebagai warga Kota Bitung saya jelas sangat kecewa, berikanlah teladan yang baik bagi generasi muda,Presiden RI Jokowi sendiri yang memimpin upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila, kenapa di Bitung tidak,” pungkasnya. (jones)