IKLAN

Astaga…! Gaji Karyawan 20 Bulan Belum Dibayar


Komisi A Dekot Bitung saat memimpin rapat dengar pendapat terkait nasib Buruh

Komisi A Dekot Bitung saat memimpin rapat dengar pendapat terkait nasib Buruh

BITUNG-Sungguh memiriskan nasib yang dialami oleh para buruh di Kota Bitung, pasalnya hak mereka sebagai karyawan dalam perusahaan tidak bisa dinikmati. Ada sekitar 10 karyawan PT. Bitung Bahari Permai gaji 20 bulan belum diterima, sedangkan karyawan di PT. Malinda Lines mengeluhkan gaji tidak mengikuti standar UMP, bahkan selama 13 tahun bekerja BPJS tidak diurus oleh pihak perusahaan. Untuk PT. Bitung Mina Utama, sekitar 25 karyawan yang dirumahkan hanya dibayar 25% upah.

 

Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi A DPRD Kota Bitung menindaklanjuti aspirasi dari Serikat Pekerja Perkapalan dan Jasa Maritim(SPPJM) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Bitung, Jumat (8/5) bertempat di Ruang Sidang Gedung A. Rapat tersebut dihadiri oleh Kadis Naker Kota Bitung F. Bororing, Managemen PT. Bitung Mina Utama diwakili oleh Novanena Penangkaan, PT. Bitung Bahari Permai dan perwakilan dari SPPJM & FSPMI  Ferdinant Lumenta. Sedangkan PT. Malinda Lines tidak hadir.

 

Ketua Komisi A Dekot Bitung Victor Tatanude, SH, menegaskan pihak perusahaan segera memebrikan kepastian terhadap karyawan yang dirumahkan karena menyangkut Hak buruh. “Kalau tidak bisa membayar para buruh yang dirumahkan, segera di PHK sehingga ada kepastian status mereka,” tegas Tatanude.

 

Ia juga meminta kepada pihak Disnakertrans sebagai eksekutor masalah tenaga kerja, agar mengambil langkah tegas serta sanksi keras terhadap pihak perusahaan yang tidak memberikan Hak para buruh, karena bertentangan dengan Undang-undang tenaga kerja. Untuk PT. Malinda Lines yang tidak hadir, diagendakan kembali pada hari Senin (11/5). (jones)

 

Manado Fiesta 2017