IKLAN

Pasca Moratorium

ASPITINDO Sorot Kamtibmas, SPSI-RTMM Masalah Naker


Pasca Moratorium

Decky Sompotan

Decky Sompotan

BITUNG-Kondisi Perikanan Kota Bitung saat ini, pasca Moratorium Menteri Kelautan dan Perikanan RI, sangat memprihatinkan, dimana banyak tenaga kerja yang dirumahkan dan bisa bermuara pada stabilitas keamanan, harus secepatnya diatasi oleh Pemimpin Kota Bitung yang baru.

Hal ini dikatankan oleh Ketua Asosiasi Perusahaan Maritim dan Perikanan Tangkap Indonesia (ASPITINDO) Sulut, Decky Sompotan, Jumat (1/4). Akibat Moratorium, banyak perusahaan perikanan gulung tikar, dan terjadi pengangguran besar-besaran di Kota Bitung.

“Banyaknya penganguran di Kota Bitung akibat Moratorium, bisa berdampak pada gangguan Kamtibmas, untuk itu Pemimpin Kota Bitung yang baru harus secepatnya mengambil langkah-langkah kebijakan strategis mengatasi masalah ini,” ujar Sompotan yang juga Wakil Ketua KNPI Kota Bitung.

Estefanus Sidangoli

Estefanus Sidangoli

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua 1 Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (SPSI-RTMM) Kota Bitung, Estefanus Sidangoli. Menurutnya, persoalan tenaga kerja, adalah masalah prioritas bagi MaMa, untuk dicarikan solusi terbaik sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Kota Bitung.

“Langkah kongkrit dan kepedulian yang tinggi terhadap masalah Tenaga Kerja di Kota Bitung, harus segera diambil oleh Pak Lomban dan Mantiri, karena ini sangat prinsip untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,” kata Sidangoli.

Menurutnya, Moratorium adalah urusan Pemerintah Pusat, tetapi dampaknya bagi Kota Bitung itu yang harus disikapi dengan bijaksana serta dicarikan solusi terbaik oleh Pemerintah Kota Bitung dalam hal ini instansi terkait, karena ada peningkatan angka pengangguran yang signifikan disana dan berpengaruh pada perputaran ekonomi Kota Bitung. (jones)

 

Manado Fiesta 2017