IKLAN

APBD-P 2016 Manado Segera Meluncur ke Gubernur, Wali Kota Ajak DPRD Terus Jaga Sinergitas


Wali Kota, GS VIcky Lumentut, Wawali, Mor Bastiaan foto bersama pimpinan DPRD Manado dan para anggota fraksi

Wali Kota, GS VIcky Lumentut, Wawali, Mor Bastiaan foto bersama pimpinan DPRD Manado dan para anggota fraksi

MANADO – Meski sempat diwarnai riak-riak dalam sidang paripurna pengesahan Ranperda APBD Perubahan 2016 Kota Manado menjadi Perda, Selasa (4/10/2016), menyusul Fraksi Hanura sempat melontarkan interupsi keras karena tidak diberikan kesempatan menyampaikan pemandangan akhir fraksi, namun paripurna yang dipimpin Ketua Dewan Noortje Van Bone berjalan mulus.

Usai menandatangani kesepakatan Perda APBD-P, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (GSVL) yang mengikuti jalannya sidang paripurna bersama Wawali Mor Bastiaan menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dewan.

“Selaku pemerintah kota Manado, saya menyampaikan terima kasih banyak karena sudah menggelar pembahasan rancangan APBD Perubahan 2016 ini secara marathon hingga disepakati menjadi Perda,” ujar GSVL.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berharap, Pemkot dan DPRD Manado terus menjaga sinergitas sebagai mitra kerja penyelenggara pemerintah di Manado.

“Kita harus butuh sinergitas yang kuat antara eksekutif dan legislative dalam menjalankan roda pembangunan. Sebab kedepan masih banyak lagi tantangan lebih besar akan kita hadapi. Untuk itu mari kita tak puas-puasnya menjalin kerja sama sebagai mitra kerja pemerintah,” katanya.

Sebab dalam APBD-P 2016 yang baru disahkan menjadi Perda menurut GSVL, banyak terselip rencana pembangunan serta kepentingan kesejahteraan warga Manado. “Mari kita kawal bersama program pro rakyat ini demi kesejahteraan, pembangunan warga Kota Manado,” pungkas GSVL.

Sementara Kabag Perundang-Undangan DPRD Kota Manado, Novly Siwi mengatakan, usai draf APBD-P 2016 ini disahkan menjadi Perda, selanjutnya akan dikirim ke Gubernur untuk dikonsultasikan.

“Secepatnya akan dibawah ke Pemprov Sulut untuk dikonsultasikan. Sebab kami mengingatkan waktu saat ini mepet karena akan dijadualkan lagi pembahasan KUA PPAS untuk APBD induk 2017,” ujar Siwi. (antoreppy)