IKLAN

Anggota F-PDIP Ini Bilang, Mari Jo Ka Manado Program ‘Tong Kosong’ Sumarsono


Vanny Legoh

MANADO- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Vanny Legoh mengkritisi program penjabat gubernur Soni Sumarsono ‘Marijo Ka Manado’. Menurutnya, program tersebut tong kosong dan tidak ada hasilnya.

Kepada wartawan, anggota Fraksi PDIP ini mengatakan, program marijo ka manado tersebut dinilainya hanya untuk mencari popularitas semata.

“Program itu tak mampu mendongkrak jumlah kunjungan ke Sulut khususnya Manado,” ungkap Legoh.

Lanjutnya, adanya program ‘marijo ka manado’ jumlah kunjungan wisatawab ke Manado tak menunjukan adanya peningkatan.

“Jumlah penumpang pesawat yang berasal dari luar daerah tak lebih dari hari biasanya,” tambahnya. Sembari mengakui program  Marijo Ka Manado adalah program yang tak memiliki tujuan jelas tanpa ada perencanaan matang.

“Saya ibaratkan  rumah makan yang tampak bagus dari luar, namun setelah berada didalam, tak ada satupun menu yang tersedia,” imbuhnya.

Legoh juga menjelaskan,  untuk tahun 2016 ini Pariwisata Sulut tak dapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dikarenakan ketidak mampuan Sumarsono memperjuangkannya ke Pusat.

“Seharusnya sebagai orang Kemendagri harus mampu menjalankan program yang sesuai dengan cultur daerah. Terbukti Sulut tidak masuk 10 destinasi nasional. Ini membuktikan semua program Sumarsono di Sulut tidak berhasil,” imbuhnya. (mom)

 

 

Manado Fiesta 2017