IKLAN

Alumni Mahasiswa Harvard University USA Ini Berbagi Ilmu dengan Pelajar SMA di Manado


Wali Kota Vicky Lumentut saat memberi support kepada ratusan p[elajar SMA di Kota Manado di sela-sela kegiatan OSIS di SMA Negeri 7 Manado untuk bisa menjadi pemimpin masa depan kemarin

Wali Kota Vicky Lumentut saat memberi support kepada ratusan p[elajar SMA di Kota Manado di sela-sela kegiatan OSIS di SMA Negeri 7 Manado untuk bisa menjadi pemimpin masa depan kemarin

MANADO— Ilmu pengetahun adalah bekal masa depan bagi seseorang. Tak heran jika seorang Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut tak kikir membagikan ilmunya di depan ratusan pelajar di sela-sela kegiatan Pendidikan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Organisasi Kepemudaan dan Pengurus Osis SMA/SMK di SMA Negeri 7 Manado, Selasa (24/3) kemarin.

Sebab, siapa lagi akan menjadi pemimpin masa depan Kota Manado selain para generasi muda sekarang ini. Untuk itu dirinya meminta generasi penerus ini belajar giat agar bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) handal. “Kalian pemimpin masa depan Kota Manado. Untuk menjadi seorang pemimpin itu harus ada pembentukan jati diri serta belajar giat agar bisa menjadi seorang pemimpin masa depan dan memiliki SDM handal agar kedepannya Kota Manado bisa menjadi kota maju dalam wilayah Negara Indonesia,” support GSVL sapaan akrab ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini.

Sebagai bekas pelajar di Harvard University USA, GSVL pun membagikan pengalamannya, termasuk sampai dia bisa menjadi orang nomor satu di ibukota provinsi Sulut ini. “Zaman orde baru dulu, saya salah satu penerima beasiswa Supersemar. Itu didapati karena dengan belajar giat. Saat di Harvard University, saya masih belajar selama sebulan di 2013 lalu.’’ Ujarnya.

Di negara maju itu sangat menghargai waktu. Kalau ada bicara didepan jika tidak ada keperluan bertanya, semua pasti mendengar yang berbicara di depan agar bisa dipahami dan dimengerti serta tidak perlu diulangi lagi karena hanya membuang waktu. ”Ini saya titipkan kalau ada guru yang memberikan topic pelajaran depan kelas para siswa harus focus mendengarkan dan menghargai guru sedang berbicara depan kelas agar dapat dimengerti apa yang dikatakan. Mudah-mudahan ini dapat dilakukan agar kedepan bisa menjadi negara yang maju seperti negara-negara lain. Mari kita bangun budaya baru untuk saling menghargai orang serta tinggalkan budaya ikut-ikutan satu bertanya semua bertanya padahal mereka sudah tahu apa yang mereka tanyakan,” pungkas GSVL.

Dia juga mengungkapkan, ada satu teori kepemimpinan didapat dari Harvard University. Teori itu ditemukan Prof, Porter. Menurut Prof Porter, kalau memberikan materi jangan melebihi dari 4 Materi dalam satu kali pertemuan, karena dalam satu kali audiens materi yang diberikan melebihi dari 4 Materi dan pasti untuk materi yang selanjutnya pasti sudah tidak diingat lagi.

Hadir dalam kegiatan yang digagas Dispora Kota Manado, Kadispora Manado, Lenda Pelelalu, Kadis Diknas Manado, Corry Tendean,Kepala Sekolah serta para guru,siswa SMA Negeri 7 Manado dan para pemateri yang hadir. Acara tersebut dirangkaikan dengan penandatangan prasasti penghargaan Adiwiyata yang berhasil diraih oleh SMA Negeri 7 Manado pada Tahun 2014 lalu.(anto reppy)

 

Manado Fiesta 2017