IKLAN

Alamak… TPS Khusus Tanpa Pengawalan Polisi dan PPL


Kotak suara TPS Khusus RS. AL dr Wahyu Selamet saat dibawah pada salah satu rumah warga, Rabu (9/12)

Kotak suara TPS Khusus RS. AL dr Wahyu Selamet saat dibawah pada salah satu rumah warga, Rabu (9/12)

BITUNG-Kotak Suara Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus RS. Angkatan Laut dr. Wahyu Slamet yang bertempat di Kelurahan Bitung Barat II, tanpa pengawalan Polisi dan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) bahkan dibawa ke salah satu rumah warga, diseriusi oleh KIPP.

“Ini temuan, bentuk pelanggaran Pemilu karena Kotak Suara TPS Khusus tidak bisa keluar dari lokasi pemungutan suara, apalagi TPS tersebut tanpa pengawalan Polisi dan PPL, dan lebih berat lagi TPS khusus tersebut dibawah kerumah salah satu warga,” jelas Robby Hulopi Ketua KIPP Kota Bitung, Rabu (9/12).

“Kami akan menseriusi temuan ini, dan meminta pihak Panwas Kota Bitung untuk memproses masalah ini sampai tuntas,” tegasnya.

Kotak suara TPS Khusus

Kotak suara TPS Khusus

Sementara itu salah satu anggota Panwas Kecamatan Maesa, Amran, SH ketika dikonfirmasi, mengatakan Pihaknya akan menindaklanjuti masalah ini sampai tuntas.

“Saya telah klarifikasi ke PPL, jawaban PPL saat petugas TPS Khusus ke RS. AL dr. Wahyu Selamet, tidak dihubungi, laporan ini menjadi temuan awal,” ujarnya.

Sedangkan menurut pengakuan PPL Kelurahan Bitung Barat II Parman Tahili, membenarkan saat petugas di TPS Khusus pergi ke RS. AL Wahyu Selamet, ia tidak pernah dihubungi.

Pengakuan dari petugas TPS Khusus, bahwa di RS. AL dr. Wahyu Selamet, dari 15 orang yang sakit hanya 8 yang memilih. (jones)

 

Manado Fiesta 2017