IKLAN

Berkat Solusi Wali Kota GSVL, Ratusan Angkot Terminal Malalayang Miliki Identitas


Organda Manado dan Dishub Awasi Basis Malalayang sementara pengecetan logo angkot (foto:kandi/manadoline)

Organda Manado dan Dishub Awasi Basis Malalayang sementara pengecetan logo angkot (foto:kandi/manadoline)

MANADO-Angkutan kota (angkot) semakin semraut membuat Wali Kota GS Vicky Lumentut harus mencari solusi dengan menemui sejumlah sopir angkot. Alhasil, organda Manado kerja sama dengan Dinas Perhubungan Manado melakukan aksi pengecetan tanda trayek  jurusan Malalayang-pusat kota 45, Senin (11/5).

Aksi ini, memperketat kelengkapan angkutan plat kuning karena banyak sopir nakal mengambil alih angkutan mereka untuk beroperasi tidak sesuai tujuan trayek. Hal ini diungkapkan ketua Organda Manado Kaloh Moleong.”Menurut SK. Wali Kota nomor 10 tahun 2002, jadi setiap angkot harus memiliki identitas, kami mengecat merah khusus trayek Malalayang-45 agar bisa di monitor angkutan  yang beroperasi tidak sesuai izin.

 

WALI DAN SOPIR KAROMBASAN2Senada dengan itu, ketua basis Malalayang Meiner Siwu kepada wartawan menuturkan dalam beberapa hari kedepan organda masih fokus untuk jurusan malalayang-pusat kota 45 karena sekitar 500 angkot berada dibasis tersebut. Berikutnya akan digelar diberapa titik yaitu terminal paldua dan karombasan.

Kepala Bidang Dishub Manado Donald Willar menuturkan kegiatan ini sudah berkoordinas dengan organda Manado dengan harapan adanya penertiban.”Sebelum pengecetan logo, kami memeriksa izin kendaraan dan  jika tidak sesuai izin, maka akan ditindaklanjuti,”tegas Willar. (anto/advnews)