IKLAN

Ini Solusi Wali Kota GSVL Soal Keberadaan Beras dan Keluhan Sopir Bus

Ada Terminal Baru Disediakan Pemkot Untuk AKDP Paal Dua dan Karombasan


Ini Solusi Wali Kota GSVL Soal Keberadaan Beras dan Keluhan Sopir Bus

Wali Kota Vicky Lumentut melihat langsung keluhan para sopir di terminal Karombasan. (foto: V4Q)

Wali Kota Vicky Lumentut melihat langsung keluhan para sopir di terminal Karombasan. (foto: V4Q)

MANADO— Jeritan sejumlah ibu ibu rumah tangga yang belakangan ini mengeluh keberadaan beras di Kota Manado, menyusul kabarnya penjualan bahan pokok ini terbatas, kalaupun ada masyarakat hanya diperbolehkan setiap pembelian hanya 2 kg, membuat Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut, Senin (2/3) siang memantau Operasi Pasar (Opas) yang digelar pihak Bulog berdama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Manado.

GSVL, sapaan akrab Wali Kota didampingi Kadisperindag, Dante Tombeg, Camat Paal Dua, Reyn Heydemans mengunjungi Opas di Lapangan Maesa, Perkamil. Dalam kesempatan itu, GSVL memastikan Opas berlangsung lancar. “Termasuk apakah beras yang dijual murah dan bermutu baik bagi masyarakat,’’ kata GSVL.

Dari Opas, secara marathon, GSVL langsung bertolak ke Pasar dan terminal Karombasan. Di

Wali Kota Vicky Lumentut memantau Operasi Pasar di Lapangan Maesa Perkamil

Wali Kota Vicky Lumentut memantau Operasi Pasar di Lapangan Maesa Perkamil

sana sudah menunggu sejumlah sopir. Orang nomor satu di Kota Manado ini tak lupa memantau infrastruktur Pasar Pinasungkulan Karombasan dan kondisi terminal yang sudah tak memadai sekaligus mendengarkan aspirasi para sopir AKDP (Angkutan Kota Dalam Provinsi).

“Semua masukan dan keluhan para sopir, sudah saya dengar dan saya terima. Saya mohon bersabar, karena kapasitas kendaraan angkutan umum di terminal Karombasan ini sudah tak mampu lagi menampung kendaraan yang ada.’’ Kata GSVL seraya menambahkan, saat ini Pemerintah Kota Manado sementara mematangkan fasilitas terminal baru di wilayah Liwas. “Semoga bisa menampung bus yang dari terminal Karombasan dan Paal Dua Nantinya,” jelas ujar GSVL. (anto reppy)