IKLAN

8 Pembajak MT Berkat Rehobot Pakai Topeng, Ini Pengakuan Nahkoda Kapal


bajak lautBITUNG – Sebanyak 15 ABK (Anak Buah Kapal) MT Berkat Rehobot, Sabtu (31/1) akhir pecan lalu telah tiba di Dermaga Polair Polda Sulut Aertembaga Kota Bitung. Sekadar diketahui, 15 ABK ini dibajak sejak Rabu (I28/1) di perairan laut zona ekonomi eksklusif mendekati arah Filipina atau sekitar 10 jam berangkat dari Kota Bitung.
Mereka hingga kini tak penganal para pelaku pembajak. Menurut Nahkoda MT Berkat Rehobot, Ridwan Balaati, ketika dibajak para pelaku berjumlah delapan orang. Wajah mereka menggunakan topeng. “Kayak ninja begitu. Makanya kami tak bias mengenal sama sekali wajah mereka,’’ kata Ridwan.
Ridwan bersama rekan-rekannya kemudian dikumpul di dek dua kapal selanjutnya tangan mereka diikat, mata ditutup pakai lakban. “Kalau mendengar mereka berkomunikasi pakai Bahasa Tagalog dan Inggris,’’ tambah Ridwan seraya mengatakan, para pembajak terdengar seskali menggunakan Bahasa Indonesia tapi tidak jelas. “Bahasa Indonesia mereka patah-patah,’’ kata Ridwan.
Nah, dalam kondisi terikat dan mata ditutup itu, para pembajak langsung melakukan pernjarahan. Pakaian, handphone, dompet dan jam tangan para ABK naas ini tak tersisa. Menurut Ridwan, Jumat (29/1) malam mereka kemudian disuruh naik ke rakit. Tak lama kemudian ada sebuah perahu dating menjemput. “Kami diminta tak usah takut karena ada jemputan. Eh, benar. Tak terlalu lama kemudian ada sebuah perahu menjemput kami,’’ pungkas Ridwan. (bmc)

 

Manado Fiesta 2017