IKLAN

3 Bulan Kabur Pasca Ditetapkan DPO Kasus Net Invest, Wanita Ini Menyerahkan Diri


IMG-20160527-WA0060

Dengan menggunakan kaos bergambar logo batman salah satu tersangka DPO Polresta Manado pada kasus Net Invest Syalomitha di bawa ke Kejari Manado. (Foto ist)

– Salah satu tersangka dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Manado pada kasus Net Invest, Syalomita Rapar, akhirnya menyerahkan diri setelah hampir tiga bulan melarikan diri pada jumat (27/05).

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Saiful Wachid membenarkan hal tersebut. “DPO Net-In atas nama Syalomitha Rapar telah menyerahkan diri ke Polresta Manado, kami sudah limpahkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado hari ini,” kata Wachid.

Ia juga menambahkan, tanggung jawab Polresta Manado untuk kasus ini sudah selesai untuk tersangka Syalomitha karena sudah tahap dua dan tinggal mencari DPO lainnya yaitu Focksy baik itu usaha persuasif dan represif. “Persuasif melakukan pendekatan kepada keluarganya agar bisa menyerahkan diri, represif tim Buser Polresta Manado masih pengejaran,” tambahnya.

Menurut Wahcid, pengurusan pelimpahan berkas dari Pukul 13.30 Wita sampai Pukul 18.00 Wita, karena ada perhitungan barang bukti, kemudian barang bukti di rekening telah ditransfer ke Rekening Kejaksaan sekira Rp5 Miliar lebih, termasuk komputer, mobil dan surat-surat lainnya. “Yang jelas sudah kami dorong semuanya ke Kejaksaan untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, kepala seksi tindak pidana umum (Kasipidum) Kejari Manado Mieke Sumampouw mengatakan, Syalomitha di tahan, berdasarkan surat perintah penahanan nomor: print-919/R.1.10/Euh.2/05/2016. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan berkas penyidik diperoleh bukti yang cukup. “Tersangka diduga keras melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan dan dikawatirkan akan melarikan diri, merusak, atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana,” tandas Wachid. (ekaputra)