IKLAN

Raskin oh Raskin 13 Kab/Kota Tertumpuk Hutang, Pemprov Tegaskan…


MANADO-Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) Jane Mendur mengatakan bagi daerah yang belum melunasi beras untuk rumah tangga miskin (raskin) nantinya tidak ada pendistribusian.

Ilustrasi/beras raskin

Ilustrasi/beras raskin

Setelah dilihat, mungkin ada kendala-kendala pada pimpinan Desa/Kelurahan.

Misalkan mungkin uang raskin tertahan belum langsung di setor.

Rencananya, untuk menekan jumlah tunggakan, pendistribusian raskin dilakukan setelah Kabupaten/Kota telah menyelesaikan pembayaran raskin di bulan berjalan.

Terpisah, Kepala Bulog Divre Sulawesi Utara Sabaruddin Amrullah menegaskan seluruh tunggakan beras untuk rumah tangga miskin (raskin) di Kabupaten/Kota segera di lunasi awal Februari.

Amrullah menambahkan untuk saat ini penyaluran raskin di khususkan bagi daerah yang suah melunasi terlebih dahulu.

Menurutnya, ada pembentukan tim untuk lakukan penagihan di masing-masing Kab/Kota.

“Saya yakin, dengan koordinasi bersama tim akan ada kesadaran untuk melunasi,”ujar Amrullah.

Sebelumnya, Manadoline mencatat data tunggkanan raskin dari Bulog Divre Sulut pada 20 Januari 2016, yang belum melunasi raskin yaitu Kabupaten Talaud Rp.611.810.500, Kota Bitung Rp.455.174.000, Minut Rp.412.095.100, Sangihe Rp.363.941.500, Minahasa Rp.226.161.500, Minsel Rp.274.342.000, Mitra Rp.268.132.500, Manado Rp.193.687.000, Bolmong Rp. 178.881.000, Tomohon Rp.153.377.500, Bolsel Rp.147.143.000, Sitaro Rp.94.944.000, Boltim Rp.74.868.000.

Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolmut telah melunasi.

Senada dengan itu, Penjabat Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono, MDM saat rapat evaluasi rencana kerja daerah (RKPD) pertengahan Januari mengingatkan daerah yang belum sempat melunasi raskin, secepatnya lunasi piutang. (srikandipangemanan)