IKLAN

213 M Bantuan Bencana Segera Cair, GSVL Resmi Tandatangan Dana Hibah Daerah


Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (kedua kanan) menandatangani dana bantuan hibah bencana alam dari pemerintah puat di Jakarta

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (kedua kanan) menandatangani dana bantuan hibah bencana alam dari pemerintah puat di Jakarta

JAKARTA – Setelah lebih setahun menanti kejelasan bantuan pemerintah pusat terkait bencana Januari 2014 silam, Selasa (6/10) sore, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) resmi menandatangai Perjanjian Hibah Daerah Bantuan Pendanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dari Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sebagai tahap akhir pengurusan berkepanjangan.

Penandatanganan dan hibah daerah itu berlangsung di Hotel Lumire Senen, Jakarta dengan total nominal seluruh Indonesia hampir Rp1,4 triliun. Dari total itu, Kota Manado  Manado penerima terbesar tebesar yakni Rp213 miliar.

GSVL mengaku bersyukur, perjuangan panjang selama lebih dari setahun akhirnya membuahkan hasil. “Untuk Manado, yang paling besar jumlahnya dari 126 provinsi/kabupaten/kota yang menerima yaitu dengan 213 milyar atau hampir seperempat trilyun. Saya menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPB karena apa yang kita perjuangkan setahun terakhir ini, ternyata hari ini boleh kita lihat direalisasikan,” ujar GSVL usai menandatangani perjanjian.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei memberikan apresiasi kepada Walikota GSVL, karena keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 162/PMK.07/2015 tentang Hibah dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Dalam Rangka Bantuan Pendanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, tak lepas dari peran penting GSVL.

BANTUAN BENCANA-GSVL3

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, Bupati Minsel Tetty Paruntu, Kepala BNPB Willem Rampangilei, Dirjen PK Kemenkeu Budiarso Teguh Widodo, serta sejumlah kepala daerah lainnya foto bersama usai menandatangani Perjanjian Hibah Daerah Bantuan Pendanaan Rehab-Rekon Pascabencana, di Hotel Lumire Senen, Jakarta Pusat, Selasa (6/10) sore

“Saya ingat persis, dulu dengan Pak Walikota Manado GS Vicky Lumentut, kira-kira satu tahun yang lalu kami datang kepada Kementrrian Keuangan untuk menyelesaikan masalah ini. Jadi Pak Vicky hari ini (kemarin, red) kita bisa menyelesaikan apa yang kita mulai hampir setahun yang lalu,” ujar Rampangilei.

Budiarso mengemukakan, pemerintah pusat selalu berupaya menyediakan dana untuk menanggulangi bencana alam. Pendanaan tersebut tentunya dilakukan sesuai dengan keuangan negara yang mungkin belum sesuai dengan kebutuhan.

Dalam UU Nomor 3 tahun 2015 tentang Perubahan UU Nomor 27 tahun 2014 tentang APBN, pemerintah menetapkan dana bencana alam, yang terdiri dari dana tanggap darurat dan dana cadangan penanggulangan bencana.

Pemerintah telah mengalokasikan dana Rp1,5 triliun dalam Dana Alokasi Umum (DAU), yaitu dana cadangan penanggulangan bencana.  Ikut mendampingi Walikota GSVL kemarin antara lain Kepala BNPB Manado Maxmilian Tatahede. (*/antoreppy)