IKLAN

TERBENTUKNYA BADAN AKREDITASI DIPERMUDAH PENINJAUAN KEMBALI

2 Ribu Sekolah PAUD Sulut Terancam Tutup


TERBENTUKNYA BADAN AKREDITASI DIPERMUDAH PENINJAUAN KEMBALI

Kadis Pendidikan Sulut Asiano G Kawatu

Kadis Pendidikan Sulut Asiano G Kawatu

MANADO-Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulawesi Utara (Sulut) warning kepada 2 ribu sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seluruh Kabupaten/Kota, apabila tidak memenuhi aturan berlaku.

Hal ini ditegaskan Kepala Diknas Asiano G Kawatu, menurutnya 60 persen manusia terbentuk dari PAUD.

Kemarin, Kamis (2/6) Gubernur Sulut Olly Dondokambey telah melantik Badan Akreditasi Paud dan Pendidikan Non Formal (PNF) di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado,”ungkapnya.

“Ini untuk pertama kalinya, setelah beberapa tahun terhenti, nantinya Badan Akreditasi akan meninjau sekolah-sekolah PAUD layak atau tidak,”jelas Kawatu.

Lanjutnya, sekolah PAUD layak atau tidak layak akan dilihat misalnya fasilitas mempunyai toilet atau tidak, walaupun ada jika tidak ada air sama saja. Tidak mempunyai halaman bermain untuk anak-anak dan beberapa syarat dalam waktu dekat ini sudah bisa diketahui.

Menurut Kawatu dari sekitar 2 ribu sekolah PAUD sudah ada temuan sekolah-sekolah yang tidak memenuhi aturan. Datanya kita lihat dan kaji dulu perinciannya sekolah-sekolah tersebut,”tutur Kawatu, sembari menambahkan Sulut miliki 80-an anak PAUD dari 2 ribu sekolah.

“Gambarannya seperti itu tapi nanti ada syarat akan disarankan, kita tunggu saja aturannya dalam waktu dekat. Jika ada temuan dari Badan Akreditasi, PAUD yang tidak memenuhi sebagaiman dimaksud terancam akan diberhentikan atau ditutup,”kunci Kawatu.(srikandipangemanan)

 

Manado Fiesta 2017