IKLAN

Diduga Gara-gara Puntung Rokok, Gudang Sembako ini Nyaris Rata Tanah


Dua unit mobil pemadam kebakaran saat memadamkan api yang nyaris meratakan gudang. (Foto/saleh.manadoline.com)

Dua unit mobil pemadam kebakaran saat memadamkan api yang nyaris meratakan gudang. (Foto/saleh.manadoline.com)

MANADO— Gudang sembilan bahan pokok (sembako) yang berada di Kelurahan Dendengan Dalam, Lingkungan I, Kecamatan Paal Dua, nyaris rata tanah, yang diduga diakibatkan karena puntung rokok milik Pilu (15), buruh pekerja di gudang sembako tersebut.

Peristiwa kebakaran yang menghebokan warga itu terjadi, Rabu (5/8) sekitar pukul 15.00 Wita. Beruntung, hanya berselang beberapa menit, dua unit mobil pemadam kebakaran langsung tiba di lokasi kejadian, guna memadamkan api yang nyaris menjalar ke Musolah (tempat sholat) yang berdempetan dengan gudang.

Informasi yang dirangkum www.manadoline.com, peristiwa itu berawal ketika salah satu buruh pekerja membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin untuk disimpan kedalam gudang. Namun, ketika mengangkat bensin, dimulut pekerja itu ada sebatang rokok yang sedang dihisapnya.

Api yang diduga akibat pontong rokok cepat membesar karena terkena bensin. (Foto/saleh.manadoline.com)

Api yang diduga akibat pontong rokok cepat membesar karena terkena bensin. (Foto/saleh.manadoline.com)

Tiba-tiba tepat didepan pintu masuk gudang, buruh pekerja itu keseleo dan bensing yang diangkatnya tumpah. Rokok yang ada didalam mulutnya pun jatuh, hingga akirnya menimbulkan api yang cepat membesar, serta mengeluarkan ledakan dari dalam gelon.

Warga pun yang melihat api langsung membantu, tapi si jago merah semakin bringas dan membuat warga ketakutan. Beruntung, hanya berselang beberapa menit, dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkot Manado tiba di lokasi kejadian dan langsung memadamkan api yang sudah mengenai kabel listrik.

Kepala Lingkungan (Pala) I, Muchlis Saleh mengatakan, kalau asal api diduga diakibatkan karena puntung rokok yang dibuang ke bensin. “Ini semoga menjadi perhatian bagi warga untuk lebih berhati-hati dan waspada akan bahaya bencana,” harap Muchlis. (alen)

 

Manado Fiesta 2017